Rabu, 3 Juni 2026

Paus Leo XIV Rilis Ensiklik Pertama, Tegaskan Kecerdasan Buatan Harus Melayani Kemanusiaan

Paus Leo XIV merilis ensiklik pertama soal AI, menyerukan teknologi harus melayani kemanusiaan dan perdamaian

Tayang:
KBRI Takhta Suci
ENSIKLIK PAUS - Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Leo XIV, resmi merilis surat ensiklik pertamanya yang memberikan sorotan tajam terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)./ (sumber: KBRI Takhta Suci) 

Ringkasan Berita:
  • Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Leo XIV merilis ensiklik pertama bertajuk Magnifica Humanitas yang menyoroti dampak AI terhadap kemanusiaan
  • Paus menegaskan teknologi harus melayani manusia, bukan menguasainya, serta mengkritik senjata otonom dan algoritma bias 
  • Ensiklik ini juga menjadi refleksi 135 tahun Rerum Novarum di era kecerdasan buatan

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Leo XIV, resmi merilis surat ensiklik pertamanya yang memberikan sorotan tajam terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Ensiklik bertajuk ‘Magnifica Humanitas: Tentang Melindungi Pribadi Manusia di Zaman Kecerdasan Buatan’ itu dirilis di Aula Paus Paulus VI, Vatikan, Selasa (25/5/2026).

Dalam pidatonya, Paus Leo XIV menyerukan pesan kuat mengenai pentingnya perlindungan kemanusiaan, martabat kerja, keadilan sosial, kebenaran, serta perdamaian di tengah gempuran era digital.

Paus menegaskan bahwa kehadiran teknologi canggih seperti AI harus diarahkan sepenuhnya untuk melayani kemanusiaan, bukan justru menguasainya.

Tantangan Zaman AI dan Senjata Otonom

Paus Leo XIV mengungkapkan bahwa ensiklik Magnifica Humanitas lahir setelah dirinya mendengar masukan mendalam dari para ilmuwan, insinyur, pendidik, pemimpin politik, hingga para keluarga.

Ia mengaku menangkap kekhawatiran yang sangat mendasar mengenai arah masa depan generasi muda di tengah dominasi algoritma.

Baca juga: Rumah Saudara Paus Leo XIV di Chicago Diteror Bom

Secara khusus, Paus juga menyoroti adanya suara-suara mengkhawatirkan mengenai penggunaan sistem senjata otonom.

"Kecerdasan buatan perlu dilucuti senjatanya," tegas Paus Leo XIV.

Paus menggarisbawahi bahaya algoritma bias yang berpotensi menolak akses seseorang terhadap pekerjaan, layanan kesehatan, hingga jaminan keamanan hanya berdasarkan pengolahan data yang tidak adil.

Ia menilai beratnya tantangan zaman saat ini membutuhkan kata-kata konkret yang mampu membangkitkan hati nurani umat manusia.

Refleksi Sejarah Peringatan 135 Tahun Rerum Novarum

Penerbitan ensiklik Magnifica Humanitas ini bertepatan dengan peringatan ke-135 tahun ensiklik bersejarah Rerum Novarum yang diterbitkan oleh Paus Leo XIII pada tahun 1891 silam.

Pada tahun 1891, dunia tengah diguncang oleh puncak Revolusi Industri yang digerakkan oleh batu bara, uap, dan ekonomi industri yang belum teregulasi.

Kala itu, kaum buruh tergilas oleh roda mesin baru, sementara segelintir elite industrialis menguasai kekayaan dunia dalam skala besar.

Kondisi tersebut melahirkan jurang kemiskinan yang dalam serta memicu perluasan gerakan komunisme lewat tulisan Karl Marx.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved