Iran Vs Amerika Memanas
Hari ke-97 Perang Iran: Teheran Sebut Negosiasi Buntu, Israel Kembali Serang Lebanon
Perang Iran memasuki hari ke-97. Negosiasi AS-Iran mandek, Kuwait diserang, Israel kembali menggempur Lebanon.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, kelompok Hezbollah harus menghentikan seluruh serangan ke wilayah Israel.
Pasukan Hezbollah juga diwajibkan mundur dari wilayah selatan Sungai Litani.
Baca juga: AS Umumkan Israel-Lebanon Sepakat Gencatan Senjata, Coba Atasi Hambatan demi Kesepakatan dengan Iran
Zona keamanan baru nantinya akan berada di bawah kendali penuh militer Lebanon.
Meski demikian, para analis menilai implementasi kesepakatan tersebut masih menghadapi banyak tantangan.
Pengalaman dari gencatan senjata sebelumnya menunjukkan kedua pihak kerap saling menuduh melakukan pelanggaran.
Israel Kembali Serang Lebanon
Belum lama setelah kesepakatan diumumkan, Israel kembali melancarkan serangan drone ke wilayah Lebanon selatan.
Kantor berita nasional Lebanon melaporkan sebuah kendaraan menjadi sasaran serangan di Jalan Zefta-Kfarwa.
Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Serangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas gencatan senjata yang baru saja disepakati.
Trump Optimistis Kesepakatan Bisa Tercapai
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan optimisme terkait peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran.
Menurut Trump, negosiasi saat ini berjalan dengan sangat baik.
Ia bahkan menyebut peluang tercapainya kesepakatan bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Kesepakatan bisa terjadi akhir pekan ini. Tapi siapa yang tahu?" kata Trump.
DPR AS Tegur Trump Soal Perang Iran
Di Washington, DPR Amerika Serikat mengambil langkah yang jarang terjadi.
Baca juga: DPR AS Layangkan Protes, Desak Trump Hentikan Keterlibatan Militer di Iran
Sebanyak 215 anggota DPR mendukung resolusi yang mewajibkan Presiden Trump meminta persetujuan Kongres sebelum melakukan aksi militer terhadap Iran.