Rabu, 10 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Netanyahu Murka, Pecat Wakil Bos Mossad Gegara Gagal Jalankan 'Misi Rahasia' Gulingkan Rezim Iran

Netanyahu dikabarkan pecat wakil bos Mossad usai operasi rahasia Rp5 triliun untuk mengguncang rezim Iran disebut gagal total.

Tayang:

Pernyataan itu juga menjelaskan Gofman ingin membentuk jajaran pimpinan baru guna menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks serta menjalankan target strategis lembaga intelijen Israel ke depan.

Israel dan Iran Makin Terlibat Perang Bayangan

Munculnya laporan pemecatan pejabat tinggi Mossad kembali menunjukkan panasnya perang bayangan antara Israel dan Iran yang selama bertahun-tahun berlangsung secara tersembunyi.

Konflik kedua negara tidak hanya terjadi melalui ancaman militer terbuka, tetapi juga melibatkan operasi intelijen, serangan siber, sabotase, hingga perang proksi melalui kelompok bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Selama ini Israel menuduh Iran menjadi pendukung utama kelompok-kelompok anti-Israel seperti Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Gaza.

Sebaliknya, Iran menuding Israel terus menjalankan operasi rahasia untuk melemahkan pemerintahan Teheran serta mengganggu program strategis negara tersebut, termasuk sektor pertahanan dan nuklir.

Laporan mengenai pemecatan wakil kepala Mossad muncul hanya beberapa hari setelah media Israel Yedioth Ahronoth mengungkap dugaan operasi lain yang melibatkan badan intelijen Israel tersebut.

Dalam laporan itu, Mossad disebut menyalurkan senjata yang disita dari Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon kepada kelompok-kelompok Kurdi.

Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari strategi Israel untuk menekan pengaruh Iran di kawasan Timur Tengah.

Media Israel juga melaporkan badan intelijen Amerika Serikat, CIA, sempat ikut terlibat dalam operasi tersebut sebelum akhirnya dihentikan oleh Presiden Donald Trump.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun Amerika Serikat terkait laporan tersebut.

Pengamat menilai pergantian pejabat tinggi Mossad menunjukkan meningkatnya tekanan terhadap badan intelijen Israel di tengah situasi regional yang semakin kompleks.

Kegagalan operasi intelijen berskala besar dinilai dapat mempengaruhi strategi keamanan Israel ke depan, terutama dalam menghadapi pengaruh Iran yang terus berkembang di kawasan.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved