Royal Family
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal setelah Lebih dari 3 Tahun Koma
Putri Thailand Bajrakitiyabha meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah menjalani perawatan selama lebih dari tiga tahun
Orang-orang berbahasa Thai bermigrasi dari China sekitar abad ke-10.
Pada abad ke-13, muncul dua kerajaan Thai utama, yakni Kerajaan Sukhothai yang berdiri sekitar tahun 1220 setelah pemberontakan terhadap Khmer, serta Chiang Mai yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan Lan Na.
Pada 1351, Kerajaan Ayutthaya (Siam) menggantikan Sukhothai.
Myanmar (Burma) menjadi rival terkuatnya dan sempat menduduki wilayah tersebut pada abad ke-16 sebelum menghancurkannya pada 1767.
Dinasti Chakri mulai berkuasa pada 1782, memindahkan ibu kota ke Bangkok, dan memperluas wilayah kekuasaannya hingga Semenanjung Malaya, Laos, dan Kamboja. Kerajaan tersebut secara resmi diberi nama Siam pada 1856.
Meski pengaruh Barat meningkat pada abad ke-19, para penguasa Siam berhasil menghindari penjajahan dengan memberikan berbagai konsesi kepada negara-negara Eropa. Siam menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah kekuatan Barat.
Pada 1917, Siam bergabung dengan pihak Sekutu dalam Perang Dunia I.
Setelah kudeta militer pada 1932, Siam menjadi monarki konstitusional dan secara resmi berganti nama menjadi Thailand pada 1939.
Thailand diduduki Jepang selama Perang Dunia II.
Setelah itu, negara tersebut berpartisipasi dalam Perang Korea sebagai bagian dari pasukan PBB dan mendukung Vietnam Selatan dalam Perang Vietnam.
Thailand kemudian berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi regional, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan sosial, termasuk kesenjangan ekonomi dan epidemi AIDS yang sempat meluas.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/B1ajrakitiyabha-N1arendiradebyavati-dalam-t1hailand.jpg)