Jepang Nilai Indonesia Punya Peran Strategis Menjembatani Isu Nuklir Dunia
Jepang tetap perjuangkan kesepakatan NPT meski konferensi 2026 gagal. Indonesia dinilai strategis untuk membantu membangun konsensus global
Konflik geopolitik yang berlangsung di berbagai kawasan, termasuk perang Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah, turut memperumit upaya membangun kesepakatan di antara negara-negara anggota NPT.
Dalam situasi tersebut, Jepang menegaskan bahwa mempertahankan dan memperkuat NPT tetap menjadi prioritas utama.
"Di tengah semakin dalamnya perpecahan internasional mengenai perlucutan senjata nuklir, tetap penting untuk mempertahankan dan memperkuat NPT, yang menjadi forum bersama bagi negara-negara pemilik senjata nuklir maupun negara-negara non-pemilik senjata nuklir," tegas pemerintah Jepang.
Komitmen Menuju Dunia Tanpa Senjata Nuklir
Sebagai satu-satunya negara yang pernah mengalami serangan bom atom pada masa perang, Jepang kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan dunia tanpa senjata nuklir.
Pemerintah Jepang menyatakan akan terus menempuh pendekatan yang realistis dan praktis melalui langkah-langkah bertahap.
"Jepang akan terus bergerak maju secara bertahap dan gigih, selangkah demi selangkah, melalui upaya-upaya yang realistis dan praktis menuju terwujudnya dunia tanpa senjata nuklir."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun konferensi berakhir tanpa dokumen akhir, namun Jepang tidak menganggap proses NPT telah gagal sepenuhnya. Tokyo justru melihat dialog yang berlangsung sebagai fondasi untuk melanjutkan pembahasan perlucutan senjata nuklir pada pertemuan-pertemuan internasional berikutnya menjelang Konferensi Peninjauan NPT tahun 2031.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Eri-Arfiya1222.jpg)