Breaking News:

Aktif Sampai Tua

Pandemi, Penuhi 4 Kebutuhan Gizi Lansia untuk Jaga Imun Tubuh

Penting untuk memberikan penanganan khusus agar kebutuhan gizi lansia tetap terpenuhi.

BizzInsight
Pixabay
Kebutuhan gizi pada lansia, bila terpenuhi tentu berdampak baik pada kesehatan dan daya tahan tubuh. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak menyebarnya virus COVID-19, lansia dan penyandang penyakit kronis (seperti diabetes, jantung, dan infeksi paru-paru) merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami sakit parah.

Seperti yang dilaporkan dalam Centers for Disease Control and Prevention (CDC), risiko kematian meningkat drastis seiring dengan meningkatnya usia, khususnya mereka yang berusia 65 tahun ke atas.

Bagi Anda yang memiliki orang-orang tersayang dan termasuk ke dalam golongan lansia, penting untuk memberikan penanganan khusus agar kebutuhan gizi lansia tetap terpenuhi. Pemenuhan gizi pada lansia tentu berdampak baik pada kesehatan dan daya tahan tubuh.

Agar tetap fit di masa pandemi ini, menurut dr. Raisa Edwina Juanda, M. Gizi, Sp. GK dalam situs resmi covid.go.id, para lansia perlu konsumsi nutrisi yang mengacu pada prinsip ‘Gizi Seimbang’. Di antaranya:

Protein

Lansia penting untuk memenuhi kebutuhan protein harian, karena massa otot dan tulang pada usia ini kerap menurun. Protein juga menjaga pertumbuhan dan perkembangan sel pada tubuh, sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga.

Setidaknya orang lansia membutuhkan 25-30 gram protein setiap waktu makan. Ukurannya sekitar setengah dari telapak tangan Anda. Kandungan protein bisa Anda dapatkan melalui telur, ikan, daging, ayam, tahu, dan susu untuk lansia

Karbohidrat

Pemenuhan kebutuhan gizi lansia yang satu ini penting untuk cadangan energi harian. Lansia dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat, sebanyak 45-65% dari total kalori per hari dengan asupan serat 25-30 gram sehari. Konsumsi karbohidrat kompleks yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. 

kebutuhan gizi lansia tetap terpenuhi
Salah satu sumber karbohidrat kompleks.

Lemak

Sistem pencernaan yang tidak lagi sempurna, menuntut para lansia untuk membatasi konsumsi lemak, khususnya lemak jenuh. Lemak ini umumnya berasal dari hewan, seperti unggas, daging merah, dan produk susu yang kayak lemak, mentega dan keju. Jika konsumsi lemak terlalu tinggi, risiko terkena penyakit jantung koroner semakin besar.

Vitamin dan Mineral

Seperti dijelaskan oleh dr. Raisa Juanda, kebutuhan gizi lansia lainnya yang perlu diperhatikan untuk menangkal virus corona adalah vitamin A, vitamin D, vitamin B, vitamin C, kalsium, zinc, zat besi, serta Omega-3 yang diperlukan untuk meningkatkan imun tubuh.

Semuanya bisa diperoleh dalam bahan makanan. Namun, bila pandemi membuat Anda sulit berbelanja buah-buahan dan sayur-mayur tiap harinya, konsumsi susu untuk lansia seperti Entrasol Senior sebagai asupan nutrisi tambahan.

Terdiri dari dua varian rasa yang enak – cokelat dan vanilla – Entrasol Senior mengandung 11 vitamin dan mineral, serta lebih tinggi protein, serat, dan kalsium. Kebutuhan gizi lansia pun tetap terpenuhi dan daya tahan tubuh tetap terjaga.

susu untuk lansia susu entrasol senior
Susu untuk lansia Entrasol Senior.

Tidak lupa selain konsumsi asupan gizi, imbangi pula dengan pola hidup yang sehat. Meski berada di rumah, para lansia tetap bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, taichi, atau yoga guna melatih kekuatan otot.

Pastikan juga untuk menerapkan hidup bersih. Rutinlah cuci tangan selama 20 detik untuk menghindarkan diri dari virus.

Penulis: Dana Delani

Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved