Breaking News:

Bye Bye Kolesterol

Tetap Makan Enak saat Lebaran, Hindari 4 Hal Ini untuk Cegah Kolesterol Tinggi

Pengidap kolesterol boleh mencicip masakan lebaran dengan mengikuti 4 tips berikut untuk mencegah kolesterol tinggi.

BizzInsight
Shutterstock
Makan menu khas lebaran yang tinggi lemak dapat memicu kolesterol tinggi. 

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu momen yang paling dinanti saat Lebaran adalah melahap opor ayam, rendang, gulai, dan kawan-kawan. Tetapi, bagi penyandang kolesterol tinggi, ada beberapa hal yang harus dilakukan agar kadar kolesterol tetap terkontrol.  

Menu khas Lebaran didominasi makanan berlemak yang dapat memicu naiknya kolesterol jahat (LDL). Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jika kadar kolesterol jahat lebih tinggi dari kolesterol baik, maka dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler, seperti hipertensi, serangan jantung, hingga stroke.

Eits, meski begitu, bukan berarti pengidap kolesterol dilarang untuk mencicipi lezatnya masakan Lebaran. Boleh-boleh saja, kok! Asal, sebisa mungkin kamu menghindari 4 hal berikut ini untuk mencegah kolesterol tinggi.

Makan berlebihan

Sulit memang menahan godaan untuk makan sepuasnya saat Lebaran. Rasanya, ingin sekali mencicipi semua yang ada di meja!

Namun, bagi pengidap kolesterol tinggi, makan dengan porsi cukup sangat penting. Semakin kecil kalori yang dikonsumsi, semakin kecil pula kandungan kolesterolnya. Melansir Klikdokter, Anda dapat menggunakan piring kecil untuk mencegah makan berlebihan.

Usahakan juga mengonsumsi makanan berlemak tinggi tidak lebih dari satu menu. Pilihlah menu makanan berlemak yang paling jadi favoritmu. Hal ini dapat memangkas asupan kolesterol jahat yang dikonsumsi secara keseluruhan.

Tidak mengonsumsi serat

Makanan tinggi serat dapat menurunkan kolesterol tinggi.
Makanan tinggi serat dapat menurunkan kolesterol tinggi. (Shutterstock)

Jangan sampai melewatkan serat jika kamu tak ingin kadar kolesterol melonjak. Selain makanan bersantan, sebaiknya siapkan hidangan tinggi serat seperti sayur, buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan di meja makan.

Dilansir Mayo Clinic, 5-10 gram serat larut dapat mengurangi  kadar kolesterol jahat hingga 5 persen. Serat larut bekerja dengan mengikat kolesterol di usus kecil agar lebih mudah dikeluarkan dan tidak diserap ke aliran darah.

Tips yang tak kalah penting: sebelum menyantap menu Lebaran, lakukan sarapan tinggi serat terlebih dahulu, seperti gandum. Mengutip Cleveland Clinic, makanan berserat dapat membuat kenyang lebih lama, sehingga mencegahmu makan berlebihan di waktu berikutnya.

Mengkonsumsi daging tinggi lemak

Masakan khas Lebaran kerap menggunakan olahan daging yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi.

Dilansir Kompas Health, daging sapi dan daging ayam mengandung kolesterol yang hampir sama besar, yakni mencapai 60-120 mg per 100 gram. Sedangkan, konsumsi kolesterol dari makanan hanya boleh 200-300 mg per hari.

Di sisi lain, lemak jenuh dari makanan berlemak dapat meningkatkan kolesterol jahat. Untuk seseorang yang mengonsumsi 2.000 kalori per hari, disarankan hanya mengonsumsi 22 gram lemak jenuh agar tidak menambah asupan kolesterol alami yang sudah ada pada daging.

Anda bisa menyiasatinya dengan memilih bagian daging dengan kandungan lemak jenuhnya yang jauh lebih rendah, seperti dada ayam, daging ikan, serta daging sapi yang lapisan lemaknya sudah dibuang.

Absen berolahraga

Jangan biarkan kolesterol jahat dari menu Lebaran anteng numpang di tubuhmu. Salah satu cara mengurangi kolesterol tinggi adalah aktivitas fisik.

Usai menyantap opor ayam dan gulai, luangkanlah sedikit waktu berolahraga. Melansir Klikdokter, olahraga dipercaya menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 15 persen dan meningkatkan kolesterol baik hingga 20 persen.

Durasi olahraga yang disarankan adalah 30 menit, tetapi bisa juga lebih. Semakin banyak kalori yang terbuang, semakin besar penurunan kadar LDL dan peningkatan kadar kolesterol HDL.

Jenis olahraga yang baik untuk mengurangi kolesterol LDL adalah aerobik, seperti jogging, lari, renang, senam, hingga bersepeda.

Selain melakukan aktivitas fisik, kamu juga dapat mencegah kolesterol tinggi setelah menyantap menu lebaran dengan cara enak, yaitu dengan mengonsumsi Nutrive Benecol.

Nutrive Benecol atasi kolesterol tinggi dan kolesterol jahat

Nutrive Benecol adalah minuman smoothies rasa buah mengandung Plant Stanol Ester yang telah teruji klinis mampu menurunkan kolesterol sebanyak 7-10%, terutama jika dikonsumsi 2x sehari langsung setelah makan.

Nutrive Benecol hadir dengan 4 varian rasa yang enak diantaranya Blackcurrant, Lychee, Strawberry, dan Orange.

Selain untuk menurunkan kolesterol, Nutrive Benecol cocok untuk kamu yang memiliki kadar kolesterol normal namun ingin melakukan pencegahan kenaikan kolesterol.  Jadi ingat ya, abis makan enak pas lebaran, langsung minum Nutrive Benecol.

Plant Stanol Ester bekerja pada saluran cerna dengan menghambat penyerapan kolesterol dari makanan, sehingga kolesterol dalam darah dapat turun mencapai standar normal.

Kini, mencicipi makanan berlemak dan bersantan nggak perlu cemas! Siapkan Nutrive Benecol di meja makan saat hari Lebaran, dan nikmati momen indah hari raya tanpa takut kolesterol tinggi!

Penulis: Fitrah Habibullah/Editor: Bardjan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved