Kamis, 16 April 2026

Pornografi Penyebab Banyak Bayi Dibuang di Malaysia

Akses terhadap pornografi dan kurangnya perhatian keluarga membuat banyak bayi yang dibuang dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Penulis: Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM,KUALA LUMPUR - Akses terhadap pornografi dan kurangnya perhatian keluarga membuat banyak bayi yang dibuang dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Demikian dilansir The Star, Selasa (17/8/2010).

"Anak muda sekarang begitu gampang mengakses pornografi secara online meski melalui ponsel mereka," demikian disampaikan Direktur CID Federal Komisioner Datuk Seri Bakri Zinin di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Orang tua harus memberikan petunjuk dan pendidikan kepada anak-anak mereka mengenai seksualitas," katanya. Ia menambahkan, kadang-kadang sejumlah orang di tetangga maupun orang-orang di komunitas tertentu tahu akan adanya kehamilan yang tak diinginkan namun tidak memberikan tanggapan.

Ia menjelaskan, dalam catatan polisi ada sekitar 65 bayi yang diterlantarkan atau ditinggalkan hingga Agustus dan membuat jumlah total bayi yang dibuang mencapai 472 bayi sejak tahun 2005. Sementara, dari total bayi yang dibuang itu lebih dari setengah atau sekitar 258 bayi ditemukan meninggal dunia.

"Sejauh ini kami sudah menangkap 21 orang dan menangkap sedikitnya enam di antara mereka dan dua orang sudah dijatuhi hukuman," ujar Zinin.

"Kami sedang menyelidiki kasus bayi yang diterlantarkan di bawah undang-undang 302 of the Penal Code  untuk kasus pembunuhan atau Section 307 untuk percobaan pembunuhan," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved