Saat Anak Sakit, Air Mata Yenny Wahid Tak Berhenti Mengalir
Menjadi politisi yang sangat sibuk mengurusi soal kenegaraan diakui Yenny Wahid bukanlah soal mudah.
TRIBUNNEWWS.COM, JAKARTA - Menjadi politisi yang sangat sibuk mengurusi soal kenegaraan diakui Yenny Wahid bukanlah soal mudah. Membagi waktu antara anak,keluarga, dan negara, memerlukan perjuangan besar bagi ibu dua anak, Malika dan Amira ini.
"Hati saya di rumah, tetapi saya terpaksa harus pergi. Pada saat ini tuntutannya seperti itu," ujarnya saat menjadi pembicara di acara seminar Jejak Langkah Perempuan Indonesia Menuju Partisipasi Politik dan Kemandirian Ekonomi, di Jakarta, Kamis (23/5).
Pernah suatu hari, ketika sedang harus memimpin rapat penting pukul 21.00, salah satu putranya sakit panas, dan harus dibawa ke rumah sakit oleh suaminya, Dohir Al Farisi. Yenny pun berbicara langsung dengan dokter menanyakan diagnosa penyakit anaknya.
"Selama berkomunikasi tersebut saya tak bisa menghentikan air mata. Nangis terus, sedih karena saya sangat berharap bisa ada di sisi anak saya ketika dia sakit," sambungnya.
Bagi putri mantan presiden Abdurrahman Wahid, sesibuk apapun ia, keluarga ada di prioritas paling atas dalam hidupnya.