Gak Perlu Bahan Kimia, Atasi Kolik Pada Bayi dengan Daun Kemangi
Kolik dipercaya disebabkan oleh gas yang menumpuk pada perut bayi sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
TRIBUNNEWS.COM - Kolik dipercaya disebabkan oleh gas yang menumpuk pada perut bayi sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Atau bisa juga karena pola makan ibu yang kurang tepat sehingga mempengaruhi kualitas ASI.
Tapi bagaimana jika gejala kolik sudah terjadi pada bayi?
Adakah cara untuk mengatasinya?
Tidak perlu panik, jika ingin menghindari bahan kimia, kita bisa menggunakan kemangi.
Simak info berikut untuk cara menggunakannya.
Mengandung Kandungan Penenang
Daun kemangi ternyata ampuh mengatasi kolik pada bayi.
Soalnya daun kemangi mengandung banyak eugenol, yaitu kandungan yang memiliki sifat sebagai obat penenang.
Dengan menggunakan daun kemangi, maka rasa tidak nyaman dan gas dalam perut bayi bisa teratasi.
Baca: Tips Pilih MPASI Ala Pesinetron Melody Prima, Mamah Muda yang Satu Ini Anti Pisang, Mengapa?
Cara Pengolahan Kemangi
Ada 2 cara pengolahan kemangi sebagai obat untuk mengatasi kolik pada bayi.
Yang pertama adalah membuat minuman teh yang dibuat dari remahan daun kemangi yang sudah dikeringkan.
Kita bisa merendam 1 sendok teh daun kemangi kering ke dalam secangkir air hangat selama 10 menit.
Setelah itu, saring dan biarkan sampai panasnya hilang jika ingin diberikan pada bayi.
Berikan 1 sampai 2 sendok teh seduhan ini pada bayi beberapa kali sehari.
Ibu yang sedang menyusui juga bisa minum air seduhan ini 2 sampai 3 kali sehari.
Yang kedua adalah menjadikan daun kemangi sebagai olesan perut bayi.
Campurkan 1 sendok makan daun kemangi yang sudah dihancurkan dengan air sedikit demi sedikit hingga jadi pasta kental.
Gunakan pasta itu dengan mengoleskannya pada sekitar pusar dan perut bayi.
Setelah mengering, lap secara lembut dengan menggunakan tisu basah.
Kita bisa mengulang cara ini jika gejala kolik pada bayi belum juga reda.
Cara utama menangani kolik adalah kita harus bersabar jika bayi belum juga reda tangisannya.
Juga perhatikan saat bayi minum susu dengan menggunakan botol.
Jangan sampai bayi kesusahan minum susu atau yang dihirupnya adalah angin yang bisa menumpuk di perutnya. (MA/Berbagai sumber)