Hipertensi Bisa Dialami Anak-anak

Secara umum penyebab anak-anak mengalami hipertensi adalah karena penyakit bawaan sejak lahir.

Hipertensi Bisa Dialami Anak-anak
darahtinggihipertensi.com
Ilustrasi 

TRIBUNEWS.COM - Hipertensi atau tekanan darah tinggi umumnya dialami oleh orang dewasa karena gaya hidup yang tidak sehat. Namun, anak-anak pun berisiko mengalaminya.

Meskipun menurut data sebuah penelitian, perbandingan anak-anak yang mengalami hipertensi adalah 8 banding 1000, tapi tetap saja Anda sebagai orangtua harus bisa mencegahnya.

Secara umum penyebab anak mengalami hipertensi adalah karena penyakit bawaan sejak lahir.

"Pada bayi dan anak itu adalah hipertensi sekunder, biasanya karena dia memiliki penyakit jantung bawaan atau ada kelainan di pembuluh darah, serta kelainan ginjal," jelas dr. Bambang Widyantoro, Sp.JP, PhD.

Bambang menambahkan, setidaknya ada 8 dari 1000 bayi yang lahir secara normal memiliki penyakit jantung bawaan.

Meskipun demikian, penyakit jantung bawaan pada Si Kecil tidak semuanya mengarah pada risiko tekanan darah tinggi.

"Tidak semua penyakit jantung bawaan kemudian tensinya tinggi. Ada sebagian kecil lagi di antara itu yang berisiko tekanan darahnya naik pada bayi dan anak," imbuh Bambang yang ditemui usai konferensi pers 'Hipertensi dan Pencegahannya' bersama Omron.

Menurut dokter Bambang, sebagian besar belum mengetahui faktor penyebab penyakit jantung bawaan yang dialami si kecil.

Akan tetapi, hal itu bisa saja terjadi karena pola hidup ibu hamil yang tidak sehat di saat ia mengandung buah hati.

"Misalnya waktu ibunya mengandung, ia merokok, kemudian mengonsumsi jamu-jamuan. Tapi hanya sedikit hanya 10 persen, sisanya belum diketahui apa penyebab penyakit jantung bawaan," ungkap Bambang pada Selasa (7/8/2018).

Dengan demikian, untuk menghindari Si Kecil mengidap penyakit jantung bawaan yang akan mengarah pada hipertensi, diharapkan para ibu hamil harus menjaga pola hidup sehat.

Apabila si Kkecil sudah terlanjur terkena hipertensi, hal yang bisa Anda lakukan adalah segera memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab dasarnya.

"Kalau ada bayi atau anak memiliki tekanan darah tinggi, maka harus diperiksa 3 hal tadi, jantungnya, pembuluh darahnya, dan ginjalnya. Dicari tau penyebab dasarnya apa," kata Bambang.

"Kalau sudah ketahuan, barulah penyebab dasar itu dikoreksi atau diobati," imbuh Bambang saat dijumpai di kawasan Gelora, Jakarta Pusat.(*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved