Singapura Yakin Risiko Penyebaran Virus Monkeypox di Negaranya Rendah

Singapura menjadi negara keempat di luar benua Afrika yang terkena virus monkeypox dan menjadi negara pertama di Asia yang melaporkan adanya kasus ini

Singapura Yakin Risiko Penyebaran Virus Monkeypox di Negaranya Rendah
PUBLIC HEALTH IMAGE LIBRARY/CDC
6 Fakta Virus Monkeypox, Penyakit Cacar Monyet yang Pertama Kali Muncul di Singapura 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Virus monkeypox atau cacar monyet kini telah masuk ke Singapura. Virus ini ditemukan pada warga negara Nigeria yang datang ke Singapura.

Kini pasien tengah mendapatkan perawatan khusus.

Singapura menjadi negara keempat di luar benua Afrika yang terkena virus monkeypox, dan menjadi negara pertama di Asia yang melaporkan adanya kasus monkeypox ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Seperti diberitakan Straitnews, tahun lalu Inggris mencatat adanya tiga kasus monkeypox yang dilaporkan.

Dua di antaranya terjadi pada mereka yang melakukan perjalanan ke nigeria.

Virus ini memang kebanyakan terjadi di negara-negara di benua Afrika.

Israel juga pernah melaporkan satu kasus tahun lalu, kembali terjadi pada seseorang yang habis melalukan perjalaan ke Nigeria.

Baca: Kronologis Lengkap Kerusuhan di Rutan Kelas IIB Siak: Napi Mulai Berteriak Saat Rekannya Dipukuli

Sebelumnya, pada tahun 2003, AS mendapatkan 47 kasus monkeypox terkait dengan pengiriman hewan dari Ghana.

Dari kasus-kasus tersebut, minim penularan dari penderita ke orang lainnya sehingga Singapura yakin kalau risiko penularan di Singapura pun rendah.

"Monkeypox telah ada di negara-negara lain seperti Inggris, dan tidak ada transmisi lokal sesudahnya. Itu tidak terjadi di sana, dan kemungkinan itu terjadi di Singapura rendah," kata Dr Leong Hoe Nam, seorang spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena.

Adapun beberapa ciri terserang virus monkeypox di antaranya demam, sakit kepala hebat, dan pembekuan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, hingga kekurangan energi.

Kemudian munculnya ruam berupa benjolan berisi cairan, bisa melepuh yang diikuti kerak pada wajah hingga ke bagian tubuh lainnya seperti telapak tangan ataupun kaki.

Virus monkeypoox yang termasuk penyakit langka ini ditularkan dari hewan ke manusia dan kebanyakan vifus ini berasal dari Afrika Tengah dan Barat.

Virus monkeypoox dapat ditimbulkan karena melakukan kontak dengan hewan-hewan yang terinfeksi virus tersebut seperti tikus.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved