Cegah Stunting untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Presiden Joko Widodo akan terus memprioritaskan kesehatan ibu hamil dan kesehatan bayi.

Cegah Stunting untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Kesehatan, Nila Moeloek saat ditemui di DPR, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Presiden Joko Widodo akan terus memprioritaskan kesehatan ibu hamil dan kesehatan bayi.

Tujuannya untuk mencegah anak stunting maupun kematian ibu dan kematian bayi di sisa waktu kepemimpinanya maupun di pemerintahan berikutnya.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyebutkan pencegahan stunting atau anak tumbuh pendek memang penting dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Anak yang stunting karena gizi yang tidak seimbang dapat menyebabkan anak mudah sakit yang dpat mengganggu kognitifnya.

Baca: Menteri Kesehatan Nila Moeleok Imbau Jangan Makan Ikan Asin Berlebihan

Baca: Barbie Kumalasari Tertekan, Kesehatannya Drop

“Saya berterimakasih kepada Pak Presiden membuat visi ke depan tidak boleh stunting. Kalau anak-anak stunting bukan jadi aset malah jadi beban makanya kita berusaha benar menanganinya,” ungkap Nila saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

Baca: Serangan Stroke Ternyata Dapat Diprediksi

Sebagai Menteri Kesehatan, Nila Moeleok terus berupaya mencegah stunting bersama dengan pihak Kemenkes di berbagai daerah dengan menyiapakan berbagai program dan sosialisasi.

Baca: Ada Buah-buahan yang Sebaiknya Jangan Dikonsumsi di Pagi Hari

“Saya optimis kalau semua kita kerjakan secara bersama-sama karena semalam abis Pak Jokowi ngomong langsung saya share ke Kepala Dinas Kesehatan ini tugas dari presiden lalu bikin poin-poinnya, ayo kerja, kerja, kerja!,” ungkap Nila.

Ditemui saat berada di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Nila Moeloek mengingatkan agar rumah sakit juga turut membantu dengan menyediakan ruangan menyusui.

Tujuannya supaya ibu bisa memberikan ASI kepada bayinya untuk meningkatkan gizi anak.

“Saya nitip di rumah sakit harus ada tempat penitipan anak, ada ruang laktasi, itu penting, buat ibu-ibu yang kerja di rumah sakit atau datang ke rumah sakit,” papar Nila.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved