Breaking News:

Virus Corona

Tata Cara Isolasi Diri di Rumah Seandainya Rumah Sakit Tak Mampu Lagi Tampung Pasien Covid-19

Jumlah pasien positif terjangkit virus corona terus meningkat. Teranyar dilaporkan totalnya mencapai 1064 kasus di Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/IST/FX ISMANTO
ilustrasi isolasi diri 

TRIBUNNEWS.COM - Jumlah pasien positif terjangkit virus corona terus meningkat. Teranyar dilaporkan totalnya mencapai 1064 kasus di Indonesia. Belum lagi ditambah dengan ODP dan PDP.

Bila jumlah itu terus bertambah, bukan tidak mungkin fasilitas kesehatan yang ada, tidak mampu lagi menampung orang-orang yang butuh diisolasi.

Akibatnya, Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan protokol atau tata cara isolasi diri yang bisa dijadikan acuan bagi yang perlu menjalaninya.

Tidak hanya di Indonesia, isolasi mandiri juga sudah dilakukan di negara-negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 yang tinggi, seperti Tiongkok, Korea Selatan, serta Italia.

Baca: Tinggal di Inggris, Angie Virgin Ceritakan Situasi di Sana Saat Wabah Covid-19 Melanda

Tentu, tidak semua orang yang terinfeksi bisa diisolasi secara mandiri.

Biasanya, protokol ini perlu diikuti oleh orang dengan kondisi penyakit yang tergolong ringan.

Isolasi mandiri perlu dijalankan supaya ruang isolasi di rumah sakit, bisa digunakan oleh orang-orang dengan kondisi penyakit yang sudah parah dan butuh penanganan intensif.

Sebab pada dasarnya, infeksi virus corona adalah penyakit self limiting disease atau bisa sembuh sendiri, selama daya tahan tubuh penderitanya baik.

Protokol isolasi diri dari Kemenkes RI Protokol isolasi diri merupakan bagian dari protokol penanganan virus corona yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved