Breaking News:

Tindakan Pertama untuk Lindungi Kulit saat Terjadi Kebakaran

apabila ada api yang merambat di baju yang digunakan jangan lari karena ada oksigen dari udara membuat api semakin besar.

Editor: Sanusi
fadcenter.com
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran kecil sering terjadi di rumah misalnya akibat paparan api ketika memasak atau percikan api saat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan api.

Untuk menghindari luka bakar Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, dr. Nandita Melati Putri, Sp. BP-RE(K) menyebutkan tindakan pertama adalah melepaskan benda-benda di badan yang bisa mengantarkan panas seperti baju, jaket, sarung, hingga jam tangan.

"Hentikan proses bakarnya di area tubuh, baju, sarung tangan itu segera dilepas, jam tangan juga itu menyimpan panas segera dilepaskan," ungkap dr. Nandita saat live instagram bersama RSUI, Jumat (28/8/2020).

Baca: Jangan Pernah Dilewatkan, Nyatanya Mandi Air Dingin Punya 5 Manfaat Ajaib Bagi Kesehatan Kulit

Baca: Trik Peremajaan Kulit Wajah Secara Mandiri di Masa Pandemi Covid-19

Kemudian cari tempat perlindungan yang paling dekat, dan apabila ada api yang merambat di baju yang digunakan jangan lari karena ada oksigen dari udara membuat api semakin besar.

Saat api merambat ke badan segera berguling untuk membantu mematikan api dengan cepat dan segera periksakan ke dokter untuk mengetahui apakah ada luka bakar pada kulit.

"Berguling itu mampu membuat api di baju, di badan mati api tapi harus dilepas bajunya, kemudian baru keringkan badannya setelah itu ke rumah sakit," kata dr. Nandita.

Luka bakar akibat kebakaran pun akan berbeda penangangannya tergantung tingkat keparahannya karena semakin parah akan membutuhkan tindakan bedah.

Saat proses pemulihan luka disarankan juga untuk tidak terlalu banyak menggerakkan area tubuh yang luka supaya penutupan luka lebih maksimal.

Ada intervensinya juga yang dilakukan pada luka bakar yakni dengan penggunaan salep untuk membantu pembentukan jaringan sel dan melembabkan daerah sekitar luka.

"Luka harus lembab karena dalam kondisi lembab prosesnya akan lebih baik karena makamya kasih salep buat lembab," ucap dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, dr. Indri Aulia, Sp.BP-RE(k).

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved