Breaking News:

Virus Corona

Gowes Sehat di Masa Pandemi, Amankah Pakai Masker saat Bersepeda? Ini Kata Ahli

Bersepeda kini banyak digemari masyarakat ketika ingin beraktivitas fisik di tengah pandemi Covid-19.

Tribunnews/Jeprima
Sejumlah warga bersepeda di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai pada Senin (14/9/2020). Kebijakan PSBB ketat diambil setelah mempertimbangkan angka kematian, angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi, dan keterisian tempat tidur di ruang ICU. Tribunnews/Jeprima 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Bersepeda kini banyak digemari masyarakat ketika ingin beraktivitas fisik di tengah pandemi Covid-19.

Selain untuk menjaga daya tahan tubuh, olahraga dapat juga menimimalisir stress.

Namun, bersepeda bisa menjadi rawan penularan virus corona.

Tren gowes tampaknya sedang hits, terbukti dengan banyaknya komunitas-komunitas yang membentuk acara gowes bareng maupun event bersepeda yang berpotensi terjadi kerumunan.

Potensi makin besar, jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Baca: Polisi Identifikasi Rombongan Pesepeda yang Gowes di Tol Jagorawi, Kasus Ditangani PJR Korlantas

Baca: Penghasilan Menurun Karena Covid-19, Bibi Ardiansyah Sampai Jual Sepeda dan Jam Tangan

Baca: Aduh, Hasil Operasi Yustisi Banyak Pengendara Keliru Gunakan Masker

Seorang warga bersepeda di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai pada Senin (14/9/2020). Kebijakan PSBB ketat diambil setelah mempertimbangkan angka kematian, angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi, dan keterisian tempat tidur di ruang ICU. Tribunnews/Jeprima
Seorang warga bersepeda di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai pada Senin (14/9/2020). Kebijakan PSBB ketat diambil setelah mempertimbangkan angka kematian, angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi, dan keterisian tempat tidur di ruang ICU. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Andhika Respati, menuturkan, kegiatan bersepeda di masa pandemi harus menyesuaikan protokol kesehatan.

Ia menegaskan, penggunaan masker saat berolahraga tidak akan menganggu kegiatan olahraga itu sendiri.

"Justru penggunaan masker dianjurkan, saat berolahraga di tempat yang ramai, sebaliknya jika olahraga ditempat sepi dan hanya seorang diri maka tidak perlu memakai masker," kata Andhika dalam webinar bertajuk ''Gowes Sehat di Masa Pandemi COVID-19'' beberapa waktu lalu.

Selain itu, memakai masker saat berolahraga di tempat ramai juga untuk menghindari percikan droplet saat olahraga berlangsung.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah mengatur pernafasan dan mengubah intensitasnya menjadi ringan-sedang.

Andhika menyarankan, untuk olahraga intensitas berat sebaiknya bisa Anda lakuka di rumah saja.

''Kita menganjurkan olahraga pakai masker dengan intensitas ringan sampai sedang dan memperhatikan jaga jarak. Untuk menghindari droplet, kalau bersepeda ya kita harus jaga jarak sejauh 20 meter,'' ujarnya

--

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved