Kamis, 30 April 2026

7 Cara Efektif Menurunkan Tekanan Darah: Perbanyak Olahraga hingga Hindari Stres Berlebih

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dianggap sebagai penyakit yang diam-diam mematikan. Simak 7 cara efektif menurunkan tekanan darah berikut ini!

Tayang:
Editor: Miftah
Freepik
Tekanan darah tinggi atau hipertensi dianggap sebagai penyakit yang diam-diam mematikan. Simak 7 cara efektif menurunkan tekanan darah berikut ini! 

TRIBUNNEWS.COM - Simak 7 cara efektif menurunkan tekanan darah dalam arikel ini.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dianggap sebagai penyakit yang diam-diam mematikan.

Penyakit ini tak bergejala tetapi memiliki dampak dan resiko.

Resiko utamanya adalah penyakit jantung dan stroke.

Baca juga: Kadar Lemak Darah Tinggi Picu Serangan Jantung, Lakukan Hal Ini Sebelum Terlambat!

Tekanan darah dipengaruhi oleh seberapa banyak darah yang dipompa oleh jantung.

Selain itu juga dipengaruhi seberapa besar hambatan yang ada terhadap aliran darah di arteri.

Semakin sempit arteri, semakin tinggi tekanan darah.

Tekanan darah lebih rendah dari 120/80 mm Hg dianggap normal.

Sedangkan tekanan darah 130/80 mm Hg atau lebih, dianggap tinggi.

Baca juga: Rekomendasi Olahraga untuk Perempuan Penderita Darah Tinggi, Apa Saja?

Baca juga: Kenali Jenis Sel Darah Manusia, Fungsi Darah, dan Jenis Penyakit Darah: Anemia hingga Limfoma

Dark chocolate dianggap dapat menurunkan tekanan darah
Dark chocolate dianggap dapat menurunkan tekanan darah (Shutterstock)

Dikutip dari healthline.com, berikut 7 cara menurunkan tekanan darah:

1. Tingkatkan Aktivitas dan Olahraga Lebih Giat

Dalam sebuah studi pada 2013, orang yang melakukan latihan aerobik, dapat menurunkan tekanan darah mereka rata-rata 3,9 persen sistolik dan 4,5 persen diastolik.

Lalu, menurut sebuah laporan tahun 2013 oleh American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association (AHA) menyarankan aktivitas fisik intensitas sedang hingga kuat untuk sesi 40 menit, tiga hingga empat kali per minggu.

Jika detak jantung dan penapasan teratur, jantung akan memompa lebih kuat dan mengurangi tekanan pada arteri.

Sehingga hal tersebut dapat menurunkan tekanan darah.

2. Kurangi Gula dan Karbohidrat Olahan

Menurut sebuah studi tahun 2010, diet rendah karbohidrat menurunkan tekanan darah diastolik 4,5 mm Hg dan sistolik 5,9 mm Hg.

Sedangkan diet rendah lemak plus obat diet menurunkan tekanan darah hanya 0,4 mm Hg diastolik dan 1,5 mm Hg sistolik.

Selain itu, banyak penelitian yang mengatakan jika membatasi gula dan karbohidrat olahan dapat menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah.

3. Kurangi Makan Makanan Olahan

Sebagian besar garam ekstra dalam makanan berasal dari makanan olahan dan makanan dari restoran.

Makanan berlabel "rendah lemak" biasanya tinggi garam dan gula untuk mengkompensasi hilangnya lemak.

Lemak inilah yang memberi rasa makanan dan membuat perut terasa kenyang.

Mengurangi konsumsi makanan olahan dianggap dapat menurunkan tekanan darah.

4. Makan Lebih Banyak Potasium dan Lebih Sedikit Sodium

Meningkatkan asupan kalium dan mengurangi garam dianggap dapat menurunkan tekanan darah.

Selain itu, kalium dapat mengurangi efek garam dan juga meredakan ketegangan di pembuluh darah.

5. Kurangi Stres Berlebih

Tuntutan kerja juga dapat membuat pikiran menjadi stres.

Untuk menjaga tekanan darah, cobalah untuk lebih rileks dan tidak berpikir terlalu keras.

Terdapat banyak cara untuk menghilangkan stres, di antaranya berjalan-jalan, membaca buku, atau menonton komedi.

6. Konsumsi Dark Chocolate

Dark chocolate dianggap dapat menurunkan tekanan darah.

Namun, dark chocolate dapat dikonsumsi jika memiliki 60 hingga 70 persen kakao.

Sebuah tinjauan studi tentang cokelat hitam telah menemukan bahwa makan satu hingga dua kotak cokelat hitam per hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah.

7. Cobalah Meditasi atau Yoga

Yoga, yang biasanya melibatkan kontrol pernapasan, postur, dan teknik meditasi, ternyata juga efektif dalam mengurangi stres dan tekanan darah.

Sebuah penelitian tahun 2013 tentang yoga dan tekanan darah, menemukan penurunan tekanan darah dari aktivitas yoga rata-rata 3,62 mm Hg diastolik dan 4,17 mm Hg sistolik jika dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga.

(Tribunnews.com/Farrah Putri)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved