Rabu, 29 April 2026

Inovasi Implan Koklea Harapan Baru Penderita Gangguan Pendengaran

Implan koklea adalah perangkat medis yang ditanam melalui operasi untuk membantu penderita gangguan pendengaran sensorineural berat hingga total. 

Tayang:
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
Skolla
Bagian-bagian Telinga 

Ringkasan Berita:
  • Teknologi implan koklea terbaru menghadirkan kualitas pendengaran lebih optimal dengan merangsang langsung saraf pendengaran
  • Inovasi ini memiliki tingkat keandalan tinggi hingga 99,76 persen serta fitur pembaruan perangkat yang berkelanjutan
  • Selain itu, desain yang lebih kecil dan minim trauma membuat prosedur lebih aman dan nyaman bagi pasien.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Beri beberapa opsi judul relevan, menarik dan informatif bagi penderita gangguan pendengaran.

Inovasi implan koklea terbaru menghadirkan harapan baru bagi pasien dengan gangguan pendengaran melalui kualitas suara yang lebih optimal dan stabil dalam jangka panjang. 

Berbeda dengan alat bantu dengar konvensional, teknologi ini bekerja dengan merangsang langsung saraf pendengaran.

Dokter spesialis THT dari Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, menjelaskan bahwa inovasi terbaru ini menawarkan tingkat keandalan tinggi hingga 99,76 persen, sehingga meningkatkan rasa aman dan kepercayaan pasien.

Baca juga: Berapa Batas Bunyi yang Dapat Didengar Manusia? Pasien THT di Lumajang Meningkat usai Ada Hajatan

"Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar dengan ratusan juta orang terdampak," katanya saat peluncuran cochlear nucleus nexa di Jakarta akhir pekan lalu.

Implan koklea adalah perangkat medis elektronik yang ditanam melalui operasi untuk membantu penderita gangguan pendengaran sensorineural berat hingga total. 

Alat ini tidak memperkeras suara seperti alat bantu dengar biasa, melainkan melewati bagian telinga yang rusak dan merangsang saraf pendengaran secara langsung untuk mengirimkan sinyal suara ke otak.

Eko menuturkan, perkembangan teknologi implan koklea saat ini menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.

Sejak pertama kali melakukan operasi implan pada 2013, ia merasakan perubahan besar baik dari sisi prosedur maupun hasil.

Desain implan kini lebih kecil dan sederhana, memudahkan proses pemasangan, mengurangi kebutuhan pengeboran tulang, serta meminimalkan trauma pada pasien. Implan ditempatkan di atas tulang tengkorak dengan desain ramping, sehingga prosedur menjadi lebih aman dan nyaman.

"Kemajuan juga terjadi pada bagian elektroda yang kini lebih fleksibel dan presisi," katanya. 

Hal ini memudahkan dokter saat pemasangan serta memungkinkan penyesuaian ulang dalam kondisi tertentu, berbeda dengan sebelumnya yang bersifat permanen.

Teknologi terbaru ini juga mendukung konsep hearing preservation, yaitu menjaga sisa kemampuan pendengaran pasien dengan risiko kerusakan yang lebih rendah pada koklea.

"Namun demikian, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh keahlian dokter, tetapi juga didukung fasilitas medis yang memadai seperti pemantauan saraf wajah, CT scan, dan MRI. Dalam kondisi tertentu yang berisiko tinggi, tindakan operasi dapat dihentikan demi keselamatan pasien," katanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved