Sabtu, 11 April 2026

Kesehatan

Apa Itu Panic Attack atau Serangan Panik? Ini Gejala dan Cara Menanganinya

Panic attack atau serangan panik bisa tiba-tiba terjadi di mana saja dan kapan saja, ini gejala, hingga cara menghentikan panic attack.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Inza Maliana

7. Lakukan olahraga ringan

Endorfin menjaga agar darah tetap terpompa dengan stabil saat itu.

Hal ini dapat meningkatkan suasana hati seseorang.

Apabila sedang stres, lakukan olahraga ringan, misalkan dengan berjalan kaki.

Namun, olahraga tidak dilakukan bagi seseorang yang mengalami hiperventilasi atau kesulitan bernapas.

Lakukan sesuatu untuk mengatur napas terlebih dahulu.

8. Membayangkan tempat bahagia

Bagi seseorang yang mengalami panic attack, coba bayangkan sebuah tempat yang indah dan menyenangkan.

Tempat yang dibayangkan tersebut harus tenang dan santai.

Fokuslah pada setiap detail di tempat tersebut.

9. Menggunakan lavender

Lavender diketahui dapat menenangkan dan menghilangkan stres.

Hal ini dapat membantu tubuh seseorang yang mengalami panic attack menjadi rileks.

Apabila seseornag mengetahui bahwa dirinya rentan untuk mengalami panic attack, siapkan minyak esensial lavender.

Kemudian oleskan minyak tersebut pada lengan dan hirup aromanya.

Minum teh lavender atau chamomile juga dapat membuat seseorang menjadi tenang dan santai.

Namun, lavender tidak boleh dikombinasikan dengan benzodiazepin karena efek kombinasi dapat menyebabkan kantuk yang berlebihan.

10. Mengulangi kata-kata sugesti

Mengulangi kata-kata sugesti dapat membuat tubuh menjadi rileks.

Hal ini dapat membuat seseorang fokus untuk memahami suatu hal selama panik.

Misalkan dengan mengulangi kata-kata 'ini akan segera berlalu'.

Cobalah untuk mengulangi kata-kata tersebut beberapa kali hingga perasaan panik mulai mereda.

11. Minum benzodiazepin

Minum benzodiazepin setelah mengalami panic attack dapat mengobati rasa panik pada seseorang.

Obat lain kemungkinan juga dapat membantu mengobati, tetapi dalam beberapa kasus, obat lain tidak memberikan perubahan pada tubuh.

Obat harus diresepkan oleh dokter.

(Tribunnews.com/Latifah)

Berita lain terkait Panic Attack

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved