Selasa, 7 April 2026

Awas, Asap Rokok Ternyata Bisa Nempel di Dinding dan Membahayakan Orang Lain

Di luar dua kategori perokok aktif dan pasif, ada jenis perokok lain yaitu perokok tersier.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Choirul Arifin
mini ielts.com
Ilustrasi asap rokok. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umumnya,orang-orang selama ini mengetahui hanya ada dua jenis perokok, yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Atau istilah lainnya, perokok primer dan perokok sekunder.

Namun ternyata, di luar dua kategori perokok tersebut, ada jenis perokok lain yaitu perokok tersier.

Seperti yang diketahui perokok primer adalah orang yang aktif merokok. Sedangkan skunder adalah orang yang terpapar secara langsung oleh asap rokok tapi tidak merokok.

Lantas apa itu perokok tersier? Jika seseorang merokok di tempat tertutup, walau asap tidak terlihat, zat racun terkandung di dalam asap tetap menempel di dinding atau pakaian.

Baca juga: Layanan Telemedis Bisa Bantu Tekan Angka Perokok

"Orang berikutnya yang masuk dalam ruangan tersebut bisa terkena, terpapar, oleh racun yang menempel. Itu lah yang dinamakan perokok tersier dan tidak banyak diketahui masyarakat," ungkapnya pada siaran Radio Sonora FM, Sabtu (1/1/2021). 

Baca juga: Prevalensi Perokok Tinggi, Negara-negara Asia Diminta Manfaatkan Produk Tembakau Alternatif

Hal ini rentan pada anak bawah usai lima tahun. Apa lagi dalam masa kembangnya, anak kerap merangkak dan memasukkan benda-benda ke dalam mulut. 

Karenanya, bagi setiap orangtua jangan beranggapan merokok di mobil tidak bersama anak tidak masalah. Bahkan walau kaca mobil dibuka, asap rokok tetap melekat di dalam mobil.  

Baca juga: Indonesia Peringkat ke-3 dan Jepang ke-7 Terbanyak Perokok di Dunia

"Mereka tidak menyadari perokok tersier ini. Dan racun yang berasal dari asap melekat di dalam dinding interior dari isi mobil. Semakin kecil mobil, maka semakin tebel racun di dalam mobil," kata dr Santi menambahkan. 

Racun rokok yang melekat itu pun kata dr Santi sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu tidak disarankan merokok di urang tertutup. 

Baca juga: Cara Mudah Menjaga Kesehatan Ginjal Sekaligus Jantung Sesuai Saran Dokter

Di sisi lain, dr Santi menyarankan untuk segera berhenti merokok. Kalau belum bisa cobalah untuk bisa.

Setidaknya dalam proses berhenti merokok, harus bertanggungjawab secara moral pada orang di sekeliling kita.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved