Virus Zoonosis Langya Ditemukan di China, 35 Orang Telah Terinfeksi, Gejalanya Demam hingga Muntah

Baru-baru ini, Langya henipavirus ditemukan di China. Setidaknya, hingga saat ini telah ditemukan 35 orang terinfeksi virus Langya. Gejalanya demam.

pexels.com/Polina Tankilevitch
Ilustrasi demam.Baru-baru ini, Langya henipavirus ditemukan di China. Setidaknya, hingga saat ini telah ditemukan 35 orang terinfeksi virus Langya. Gejalanya demam hingga mual dan muntah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, Langya henipavirus ditemukan di China. Setidaknya, hingga saat ini telah ditemukan 35 orang yang telah terinfeksi virus Langya.

Sebuah studi berjudul “A Zoonotic Henipavirus pada Pasien Demam di China” yang diterbitkan di New England Journal of Medicine mengatakan bahwa virus Langya diidentifikasi menjadi penyebab demam di China.

Dilansir dari The Taipei Time, studi tersebut juga mengidentifikasi 35 pasien dengan infeksi akut virus henipa Langya di provinsi Shandong dan Henan China.

Baca juga: Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Manusia Harus Beradaptasi 

Dan 26 dari pasien hanya terinfeksi virus Langya, tanpa patogen lain.

Dari 26 pasien ini mengalami beberapa gejala.

Sekitar 100 persen alami demam, kelelahan 54 persen, batuk 50 persen, kehilangan nafsu makan sampai 50 persen.

Lalu alami nyeri otot 46 persen, mual 38 persen, sakit kepala 35 persen. Hingga alami muntah yaitu 35 persen.

Mereka juga menunjukkan penurunan sel darah putih sebanyak 54 persen.

Jumlah trombosit yang rendah mencapai 35 persen. Lalu gagal hati 35 persen dan gagal ginjal 8 persen.

Baca juga: Ilmuwan Israel Kembangkan Virus Presisi, Diklaim Bisa Bunuh Bakteri Perusak Usus

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved