Sabtu, 9 Mei 2026

Ida Dayak Obati Warga

Viral Ida Dayak, Mungkinkah Tulang Bengkok Ditarik Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Dokter

Ida Dayak menunjukkan keahliannya dalam mengobati pasien patah tulang, lumpuh, dan stroke dengan sekali urut hingga sembuh di tempat.

Tayang:
Wartakotalive.com/ Miftahul Munir
Ribuan warga meneriakkan nama Ida Dayak, saat perempuan yang dijuluki wanita sakti itu tiba di GOR Kartika Kostrad I Cilodong, Depok, Jawa Barat pada Senin (3/4/2022) sore. Ida Dayak tiba di GOR Kartika sekira pukul 16.45 WIB. Ia masuk ke dalam GOR menembus ribuan warga dengan pengawalan ketat aparat TNI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa hari ini, pengobatan 'sakti' ala Ibu Ida Dayak viral.

Keahliannya kian populer dengan banyaknya video dan testimoni yang tersebar di media sosial.

Ia dianggap mampu menyembuhlan beragam penyakit, mulai dari patah tulang, tulang bengkok, maupun stroke.

Baca juga: Viral Pengobatan Ida Dayak, Ini Risiko Tangani Patah Tulang Tanpa Dokter

Dalam sebuah video yang beredar Ida Dayak mengobati tangan seorang pasien berbaju kuning yang patah tulang.

Perempuan yang mengenakan baju adat Dayak itupun menarik tangan pasien.

Dan kemudian dinarasikan patah tulang tersebut sembuh.

Benarkah demikian?

Dokter Spesialis Orthopedi Asa Ibrahim memberikan penjelasannya.

Hal itu bisa terjadi lantaran adanya sendi palsu atau suatu pseudo artrosis.

Baca juga: Pesulap Merah Bongkar Keilmuan Ida Dayak Perempuan Sakti Asal Kaltim

Seseorang yang mengalaminya akan dengan mudah membengkok-bengkokan bagian tubuh yang patah tanpa merasakan nyeri apapun.

Bahkan dalam beberapa kasus, anggota tubuh dapat diputar-putar karena sendi yang tampak lentur.

 "Basanya itu terjadi karena ada patah tulang yang tidak ditangani dengan baik sehingga tulangnya tidak menyatu dan bisa bergerak antara segmen tulang yang patah," kata dia dalam video yang diterima Tribunnews.com, Selasa (4/4/2023).

Baca juga: Viral Ida Dayak, Dokter: Pengobatan Medis Tak Bisa Digantikan Non-Medis

Dokter yang berpratik di RS di Jakarta Selatan ini menyebut, sendi palsu ini akan membuat anggota tubuh yang patah bisa digerakan tanpa rasa nyeri.

"Itu penting ya jadi bisa dilihat orangnya sampai ketawa santai-santai karena memang dia digerak-gerakkan tidak nyeri," ujar dia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved