Selasa, 9 Juni 2026

Kesehatan

Dokter THT Imbau Perhatikan Batasan Volume dan Durasi Waktu Saat Gunakan Earphone hingga Headset

Tak hanya batasan volume saja yang harus diperhatikan saat menggunakan alat dengar suara, namun durasi penggunaan juga perlu diperhatikan.

Tayang:
Penulis: Irma Rahmasari
pixabay.com/Burst
Ilustrasi penggunaan headphone terlalu sering dapat memberikan dampak buruk pada telinga 

TRIBUNNEWS.COM, KESEHATAN - Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala dan Leher, dr Arne Laksmiasanti, Sp. THT-KL, M. Kes imbau untuk memperhatikan batasan volume hingga durasi waktu saat menggunakan alat pendengar suara.

Alat pendengar suara seperti earphone, headphone, dan juga headset bukanlah alat yang asing lagi bagi banyak orang.

Alat pendengar tersebut sudah seperti kebutuhan sehari-hari, karena seringnya digunakan, baik saat berolahraga, commuting, atau bahkan saat sedang bersantai.

Kendati demikian, penggunaan alat dengar suara seperti earphone, headphone, hingga headset memiliki aturan tertentu guna untuk menjaga kesehatan telinga.

Baca juga: Dokter THT Beberkan Dampak Buruk Penggunaan Earphone Setiap Hari, Gangguan Otak Risiko Paling Parah

Aturan penggunaan alat dengar suara tersebut dimulai dari batasan volume yang sebaiknya diperhatikan hingga durasi penggunannya.

Dilansir melalui YouTube TribunHealth, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala dan Leher, dr Arne Laksmiasanti, Sp. THT-KL, M. Kes paparkan batasan volume hingga durasi waktu penggunaan alat dengar suara.

Batasan Volume Penggunaan Earphone, Headphone, hingga Headset

dr Arne Laksmiasanti menjelaskan, menurut WHO penggunaan volume suara yang direkomendasikan saat menggunakan earphone, headphone, hingga headset adalah makasimal 70 dB (desibel).

"Jadi aturannya untuk ambang batas dengar itu bermacam-macam, namun yang direkomendasikan maksimal 70 dB."

"Sebaiknya untuk pengguna earphone, headphone, dan headset, volumenya kurang dari 70 dB," tegas dr Arne Laksmiasanti.

Baca juga: 7 Tips Atasi Telinga yang Kemasukan Air, Miringkan Kepala hingga Lakukan Manuver Valsava

Durasi Waktu Penggunaan Earphone, Headphone, hingga Headset

Tak hanya batasan volume saja yang harus diperhatikan saat menggunakan alat dengar suara, namun durasi penggunaan juga perlu diperhatikan.

Lebih lanjut, dr Arne Laksmiasanti menuturkan mengenai imbauan durasi penggunaan earphone, headphone, hingga headset.

Ia mencontohkan, ketika alat dengar suara tersebut akan digunakan selama 30 menit, sebaiknya diberikan jeda istirahat selama 5 menit.

Jika alat dengar suara tersebut digunakan dalam durasi waktu 1 jam, maka sebaiknya diberikan waktu istirahat selama 10 menit.

"Misalnya salah satu alat tersebut digunakan untuk aktivitas pekerjaan atau sekolah, kurang lebih selama 30 menit penggunaan sebaiknya beristirahat selama 5 menit."

Baca juga: Ingin Tambah Cerdas? dr. Zaidul Akbar Beberkan 13 Makanan yang Dapat Tingkatkan Kecerdasan

"Selain itu, bisa juga dalam durasi waktu penggunaan 1 jam, maka harus beristirahat selama 10 menit," jelas dr Arne Laksmiasanti.

Mengistirahatkan telinga saat menggunakan alat dengar bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan pendengaran.

"Jadi harus ada istirahat lebih dulu saat penggunaan earphone, headphone, ataupun headset."

"Kita bisa lepas dulu alat dengar tersebut selama 5 sampai 10 menit baru digunakan lagi."

"Mengistirahatkan itu bukan hanya dimatikan saja suaranya, namun earphone ataupun headphone yang menempel di telinga harus dilepas dari telinga," tutur dr Arne Laksmiasanti.

Baca juga: dr. Zaidul Akbar Paparkan Cara Mudah untuk Detoks Tubuh Usai Makan Gorengan

Ilustrasi penggunaan headphone terlalu sering dapat memberikan dampak buruk pada telinga
Ilustrasi penggunaan headphone terlalu sering dapat memberikan dampak buruk pada telinga (unsplash.com)

Risiko Penggunaan Earphone, Headphone, hingga Headset Terlalu Lama

Menurut penuturan dr Arne Laksmiasanti, penggunaan alat dengar suara dalam waktu yang lama dapat menimbulkan dampak buruk pada pendengaran.

Biasanya keluhan gangguan pendengaran tersebut tidak muncul di hari itu juga, namun baru akan muncul setelah bertahun-tahun kemudian.

Gangguan pendengaran awalnya ditandai dengan tinnitus atau sensasi telinga berdenging.

Setelah hal tersebut muncul, secara perlahan-lahan tidak dapat mendengarkan suara secara jelas ketika berada di tempat yang bising.

"Kalau di lingkungan sekitar bising dan kurang peka saat mendengarkan, itu sudah mulai adanya gangguan pendengaran."

"Munculnya gangguan pendengaran itu, akan muncul setelah bertahun-tahun menggunakan alat dengar seperti earphone, headphone, dan heasdet," ungkap dr Arne Laksmiasanti.

Oleh karena itu, pentingnya mengetahui aturan dalam penggunaan earphone, headphone, dan headset agar kesehatan telinga dan pendengaran dapat terjaga dengan baik.

Baca juga: Ingin Kulit Glowing dan Lembap? dr. Zaidul Akbar Imbau Gunakan Minyak Ini Secara Rutin

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala dan Leher, dr Arne Laksmiasanti, Sp. THT-KL, M. Kes dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunnews.com/IR)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved