Insomnia Bisa Picu Gangguan Penglihatan, Begini Penjelasannya
Insomnia itu adalah satu gangguan tidur yang paling sering dan ternyata berhubungan dengan Computer Vision Syndrome (CVS).
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapa sangka, gangguan tidur seperti insomnia bisa menganggu daya penglihatan.
Hal ini diungkapkan oleh Dokter spesialis mata konsultan neuro oftalmologi Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes.
"Insomnia juga nantinya akan mengganggu mata," ungkapnya pada media briefing Kementerian Kesehatan Hari Penglihatan Sedunia 2023 di Jakarta, Selasa (10/10/2023
Insomnia itu adalah satu gangguan tidur yang paling sering dan ternyata berhubungan dengan Computer Vision Syndrome (CVS).
Baca juga: Pemerintah Targetkan Gangguan Penglihatan Turun Sebesar 25 Persen Tahun 2030
"Salah satu penelitian di Jepang menyatakan bahwa 67,24 persen dipastikan berhubungan dengan Computer Vision Syndrome (CVS)," tambahnya.
Kualitas tidur yang buruk ini disebabkan gelombang cahaya pendek yang dihasilkan oleh layar computer atau handphone.
Dan ini akan menurunkan kadar melatonin di dalam tubuh.
Kadar melatonin adalah suatu hormon dalam tubuh yang dihasilkan pada malam hari.
Fungsinya untuk mengatur siklus tidur, sehingga apa yang terjadi dengan insomnia ini pasti menurunkan performa bekerjanya.
Selain itu, banyak bahaya dari insomnia seperti risiko kecelakaan karena menurunnya respon saat menyetir.
Lalu bisa gangguan ke mentalnya dan dia beresiko terhadap penyakit-penyakit lain, seperti hipertensi hingga jantung.
"Hati-hati, hipertensi jantung kucing manis ini bisa juga mempunyai gangguan di mata yang kita kenal dengan stroke saraf mata," jelasnya.
Bak lingkaran setan, saat insomnia bakal membuat melihat handphone terlalu lama.
Yang akhirnya insomnia menyebabkan hipertensi dan kemudian bisa kembali lagi menjadi gangguan mata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mvlsdrs.jpg)