Kamis, 14 Mei 2026

Tips Olahraga yang Aman Bagi Orang dengan Penyakit Jantung Selama Berpuasa

Namun, kalau memang tidak mampu sesering mungkin, lakukan semampunya. Lakukan olahraga yang ringan dan tidak terlalu berat. 

Tayang:
Shutterstock
Yuk, jaga keluarga Anda dari penyakit jantung! 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Olahraga merupakan aktivitas fisik yang perlu dilakukan secara rutin oleh setiap orang.

Termasuk orang dengan penyakit jantung. Namun, olahraga jenis apa yang aman bagi penderita penyakit jantung

Terutama dalam hitungan hari, bulan puasa akan tiba. Aktivitas seperti apa yang dianjurkan? 

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Orthopedi & Traumatologi Klinik Utama DR. Indrajana dr. Liauw Roger Leo, Sp.OT pun berikan beberapa tips

Pertama, berolahraga sesuai dengan kondisi risiko orang tersebut. Lalu lakukan secara bertahap.

"Nah olahraga tergantung risiko orang ini olahraga. Yang jelas seluruh aktivitas olahraga dianjurkan bertahap, jangan tiba-tiba olahraga berat, itu juga gak boleh," ungkapnya pada media briefing di Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2024). 

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat secara Alami Tanpa Obat-obatan, Ikuti 7 Tips Ini

Olahraga, menurut dr Roger seperti dua mata pisau. 

Untuk jangka panjang akan berdampak pada kesehatan dan kebugaran. 

Tapi, dalam jangka pendek, perlu diwaspadai karena bisa berisiko alami perobekan pada pembuluh darah jantung dengan plak.

"Olahraga bulu tangkis, tahu-tahu jatuh, sebabkan serangan jantung. Itu juga ada," imbuhnya. 

Kedua, untuk menghindari hal ini, maka dianjurkan untuk melakukan pemanasan. 

Ketiga, olahraga yang dianjurkan tidak terlalu berat. Yang penting denyut jantung dapat naik selama 10 menit. 

"Misalnya, jalan cepat, atau senam, bikin denyut jantung cepat, 10 menit, diulangi 10 menit. Kalau bisa sehari 30 menit. Disekaligusin boleh, tapi kalau tidak kuat 10 menit sekali," paparnya. 

Baca juga: Mitos Atau Fakta, Tidur di Lantai Bisa Berpotensi Sebabkan Rematik? Begini Kata Dokter

Namun, kalau memang tidak mampu sesering mungkin, lakukan semampunya.

Lakukan olahraga yang ringan dan tidak terlalu berat. 

"Olahraganya ya tadi, jalan, tidak butuh modal apa-apa. Cuma jalan. Joging, senam di rumah atau sepeda," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved