Ramadan 2026
Anak Mulai Lemas di Ramadan Terakhir, Ini 7 Tips dari Dokter Agar si Kecil Tetap Kuat Puasa Seharian
Ini trik dokter agar di kecil tetap istiqomah atau konsisten menjalani ibadah puasa tanpa mengganggu kesehatan tubuh.
Karena itu, orang tua perlu membantu anak mengatur waktu minum sejak berbuka hingga sahur.
Hindari memberikan minuman berkafein seperti teh kental saat sahur karena dapat membuat anak lebih sering buang air kecil dan cepat merasa haus.
3. Pastikan Gizi Seimbang Saat Sahur
Menu sahur memiliki peran penting dalam menjaga stamina anak selama puasa.
“Apa yang masuk ke perut si kecil saat sahur sangat menentukan apakah mereka akan kuat atau tidak,"imbuhnya.
Karena itu, orang tua dianjurkan memberikan makanan bergizi seimbang yang mengandung serat, protein, lemak, dan karbohidrat.
Contohnya seperti sayur dan buah untuk serat, telur atau ikan untuk protein, serta kentang atau jagung sebagai sumber karbohidrat.
Sebaliknya, makanan yang terlalu manis atau gorengan sebaiknya dikurangi karena dapat menyebabkan energi cepat turun pada siang hari.
4. Tambahkan Madu atau Vitamin Bila Perlu
Untuk membantu menjaga stamina, anak juga dapat diberikan madu atau suplemen vitamin setelah sahur atau berbuka.
Madu mengandung glukosa alami yang dapat membantu meningkatkan energi.
Namun perlu diingat bahwa madu atau vitamin hanya berfungsi sebagai pelengkap nutrisi, bukan pengganti makanan utama.
5. Batasi Aktivitas Berat
Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat membuat anak lebih cepat merasa lelah dan haus.
Terutama jika aktivitas dilakukan di bawah terik matahari.
Orang tua dapat mengajak anak melakukan kegiatan ringan seperti membaca buku, menggambar, atau beristirahat sejenak pada siang hari.
6. Pastikan Anak Tidur Cukup
Selama Ramadan, pola tidur anak biasanya berubah karena harus bangun lebih awal untuk sahur.
Agar tubuh tetap segar, anak sebaiknya tidur lebih cepat di malam hari.