Kamis, 9 April 2026

Anak Demam Jangan Panik, Dokter Ingatkan Hindari Selimut Tebal dan Perhatikan Asupan Cairan

Pemahaman yang tepat mengenai cara menangani demam jadi kunci penting agar orang tua tak keliru dalam mengambil tindakan kepada anak yang alami demam.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: willy Widianto
Shutterstock
SAKIT DEMAM - Ilustrasi demam tinggi. Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, dr Raisa Amini, SpA, menegaskan bahwa demam sejatinya bukanlah sebuah penyakit, melainkan tanda atau gejala dari kondisi tertentu di dalam tubuh. 
Ringkasan Berita:
  • Orang tua pun diimbau untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi sejak dini, seperti anak terlihat lemas, mulut kering.
  • Dengan penanganan awal yang tepat dan pemahaman yang benar, demam pada anak sebenarnya bisa diatasi tanpa kepanikan berlebihan.
  • Pengukuran sebaiknya dilakukan menggunakan termometer, bukan sekadar meraba dahi atau tubuh anak

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Demam pada anak kerap menjadi momen yang membuat orang tua diliputi kecemasan. Dalam kondisi seperti ini, tidak sedikit yang langsung mengambil langkah cepat berdasarkan kebiasaan turun-temurun, mulai dari membungkus anak dengan selimut tebal hingga memakaikan jaket berlapis saat tubuh si kecil menggigil.

Baca juga: Demam Tinggi dan Gangguan Pernapasan? Waspada Deteksi Dini Infeksi Virus Nipah

Padahal, di balik respons spontan tersebut, terdapat sejumlah kesalahan umum yang justru bisa memperburuk kondisi anak. Pemahaman yang tepat mengenai cara menangani demam menjadi kunci penting agar orang tua tidak keliru dalam mengambil tindakan.

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, dr Raisa Amini, SpA, menegaskan bahwa demam sejatinya bukanlah sebuah penyakit, melainkan tanda atau gejala dari kondisi tertentu di dalam tubuh.

“Yang perlu kita tahu bahwa demam itu bukanlah merupakan suatu penyakit, tapi itu hanyalah salah satu tanda atau gejala dari suatu penyakit,” ujarnya dalam program Momspiration di kanal YouTube Tribun Health, Jumat (27/3/2026).

Langkah pertama yang perlu dilakukan orang tua saat anak demam adalah memastikan suhu tubuh secara akurat. Pengukuran sebaiknya dilakukan menggunakan termometer, bukan sekadar meraba dahi atau tubuh anak dengan tangan. Dengan cara ini, orang tua dapat mengetahui apakah suhu tubuh anak sudah mencapai atau melebihi 38 derajat Celsius.

Selain itu, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan demam pada anak. Mulai dari memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, memakaikan pakaian yang tipis dan nyaman, hingga melakukan kompres air hangat. Jika diperlukan, obat penurun panas juga dapat diberikan sesuai anjuran dokter.

Namun, salah satu hal yang masih sering disalahpahami adalah penggunaan pakaian tebal saat anak menggigil. Banyak orang tua mengira bahwa kondisi menggigil harus dilawan dengan kehangatan ekstra. Padahal, cara ini justru bisa menghambat proses tubuh dalam melepaskan panas.

Akibatnya, suhu tubuh anak bisa bertahan lebih lama atau bahkan meningkat. Oleh karena itu, penggunaan pakaian tipis justru lebih dianjurkan agar panas tubuh dapat keluar secara alami.

Di sisi lain, perhatian terhadap asupan cairan menjadi hal yang tidak kalah penting. Saat demam, tubuh anak cenderung kehilangan cairan lebih cepat, sehingga berisiko mengalami dehidrasi.

“Pemberian cairan itu sangat penting pada saat anak demam, karena anak rawan sekali mengalami dehidrasi,” jelas dr Raisa.

Baca juga: Demam Tinggi Mendadak Turun Saat Terjangkit DBD Justru Jadi Kondisi Paling Berbahaya

Orang tua pun diimbau untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi sejak dini, seperti anak terlihat lemas, mulut kering, jarang buang air kecil, hingga tidak mengeluarkan air mata saat menangis.

Jika gejala tersebut mulai muncul, asupan cairan harus segera ditingkatkan untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Dengan penanganan awal yang tepat dan pemahaman yang benar, demam pada anak sebenarnya bisa diatasi tanpa kepanikan berlebihan. Edukasi sederhana ini diharapkan dapat membantu orang tua lebih tenang sekaligus tepat dalam mengambil langkah saat anak mengalami demam.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved