Rabu, 27 Mei 2026

Empat Kebiasaan Malam yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi Setelah Pukul 17.00

Ngemil makanan tinggi lemak jenuh dan gula setelah pukul 17.00 secara tidak sadar memperburuk kadar kolesterol

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie

Ringkasan Berita:
  • Ngemil makanan tinggi lemak jenuh dan gula setelah pukul 17.00 secara tidak sadar memperburuk kadar kolesterol
  • Sebaiknya diganti dengan pilihan tinggi serat seperti oatmeal, buah, atau kacang-kacangan.
  • Jadwal tidur yang tidak teratur dan kurang dari tujuh jam per malam terbukti meningkatkan kolesterol LDL, memicu peradangan, dan mengganggu metabolisme lemak secara keseluruhan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Mengadopsi perubahan gaya hidup yang berkelanjutan dapat membantu mengontrol kadar kolesterol, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Meski awal hari adalah waktu krusial untuk memulai kebiasaan sehat, cara Anda mengakhiri malam pun sama pentingnya.

Para ahli gizi berbagi empat kebiasaan teratas yang sebaiknya Anda hindari setelah pukul 17.00 jika Anda memiliki kolesterol tinggi.

1. Ngemil

Ngemil di malam hari adalah hal yang umum, dan bagi sebagian orang hal ini bisa tanpa sadar menyebabkan konsumsi kalori berlebih, gula tambahan, dan lemak jenuh yang lebih dari yang dibutuhkan.

Jennifer O'Donnell-Giles, M.S., RDN, mencatat bahwa ngemil larut malam cenderung mengarah pada makanan yang lebih banyak diproses dan padat energi yang mungkin tidak mendukung kesehatan jantung. "Kelebihan kalori dan kurangnya gerakan di malam hari membuat kalori tersebut lebih cenderung tersimpan sebagai lemak," ujarnya.

 "Pilih makanan kaya nutrisi atau lewati camilan jika Anda tidak benar-benar lapar."

Jika Anda ingin ngemil, jadikan itu sebagai kesempatan untuk menambahkan nutrisi yang mendukung kesehatan jantung. "Menambahkan makanan tinggi serat seperti oatmeal, biji-bijian utuh, biji chia, kacang-kacangan, buah, dan sayuran dapat membantu menurunkan kadar kolesterol," kata Amy Woodman, RD.

Baca juga: 8 Minuman Penurun Kolesterol yang Baik Dikonsumsi saat Idul Adha

2. Melewatkan Jam Tidur Rutin

Menjaga rutinitas waktu tidur yang konsisten bukan hanya untuk anak-anak — orang dewasa pun mendapat manfaatnya. Jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian, yang berdampak buruk pada kualitas tidur.

Hal ini pada gilirannya dapat berpengaruh negatif pada kadar kolesterol. "Tidur memengaruhi kolesterol lebih dari yang kebanyakan orang sadari," kata O'Donnell-Giles, menekankan bahwa tidur yang buruk atau tidak teratur dapat meningkatkan kolesterol LDL (jahat) dan menurunkan kolesterol HDL (baik). Selain itu, kurang tidur dapat memicu peningkatan kortisol dan peradangan, keduanya berdampak negatif pada kadar kolesterol.

"Tidur yang cukup, bersama dengan waktu tidur yang teratur, membantu mengatur metabolisme lipid dan mengurangi peradangan," kata O'Donnell-Giles. Targetkan setidaknya tujuh jam tidur per malam dan hindari layar beberapa jam sebelum tidur.

3. Minum Alkohol

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved