Rabu, 15 April 2026

Pentingnya Deteksi Dini Penyebab Sesak Napas untuk Mencegah Komplikasi

Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh.

prevention.com
ILUSTRASI SESAK NAPAS - Dokter Spesialis Paru, dr. Santi Rahayu Dewayanti, Sp.P, MM, FCCP, mengingatkan bahwa sesak napas tidak boleh dianggap remeh. Meski sering dikaitkan dengan paru, sesak napas bisa disebabkan banyak hal. 

Banyak pasien datang terlambat karena menganggap gejala ringan.

Padahal, ada batas waktu penting untuk waspada.

“Apabila sudah 3 hari atau 5 hari ini masih berlangsung, gejalanya tidak ada perbaikan, sobat sehat mesti segera memeriksakan diri,” tegasnya.

Risiko Lebih Tinggi pada Kelompok Tertentu

Orang dengan kondisi berikut lebih rentan:

  • Imunitas rendah
  • Penyakit kronis
  • Kebiasaan merokok

Bahkan, rokok dan vape sama-sama berbahaya bagi paru.

“Yang dihirup adalah tetap bahan kimia,” katanya.

Kesadaran untuk memeriksakan diri sejak dini menjadi kunci utama.

Karena dalam banyak kasus, keterlambatan justru memperburuk kondisi.

Dan yang sering terjadi di masyarakat, merasa “tidak apa-apa”, padahal gejala terus berlanjut.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved