Si Kecil Sering Gigit Mainan? Waspada Mikroplastik Bisa Masuk Usus hingga Picu Diare dan Malnutrisi
Kebiasaan anak menggigit atau memasukkan mainan ke dalam mulut kerap dianggap hal biasa. Berisiko mikroplastik masuk usus.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti malnutrisi hingga stunting.
“Misalnya dengan mengalami malnutrisi sering kita dengar stunting dan sebagainya seperti itu,” ungkapnya.
Bisa Menyebar ke Organ Lain
Yang lebih mengkhawatirkan, mikroplastik tidak hanya berhenti di usus.
Partikel ini dapat masuk ke aliran darah dan menyebar ke berbagai organ tubuh.
Mulai dari hati, ginjal, paru-paru, bahkan hingga otak.
“Dia bisa ke hati, nanti bisa ke ginjal bisa ke paru-paru bisa bahkan bisa ke otak,” jelas dr. Lanang.
Artinya, dampaknya tidak hanya lokal, tetapi bisa memengaruhi seluruh sistem tubuh anak.
Bukan Penyebab Langsung, Tapi Faktor Risiko
Meski begitu, dr. Lanang menegaskan bahwa mikroplastik belum terbukti sebagai penyebab langsung penyakit.
Namun, keberadaannya menjadi faktor risiko yang memperbesar peluang anak mengalami gangguan kesehatan.
“Belum ada yang menyebabkan secara direkt bahwa ini sebagai penyebab seperti itu,” katanya.
Namun ketika usus sudah rusak, tubuh anak menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan tangan, memilih mainan, dan mengawasi anak saat bermain menjadi langkah penting.
Karena pada akhirnya, pencegahan adalah kunci.
Apalagi, risiko ini sering kali datang dari hal-hal yang dianggap sepele dalam keseharian anak.
--