Selasa, 9 Juni 2026

Pemkot Semarang Raih Tiga Penghargaan ProKlim 2025, Tegaskan Komitmen Penguatan Lingkungan

Kota Semarang meraih tiga penghargaan Anugerah ProKlim 2025 tegaskan komitmen pemerintah & masyarakat dalam memperkuat ketahanan lingkungan

Tayang:
Editor: Content Writer
Pemerintah Kota Semarang
RAIH PENGHARGAAN PROKLIM - Kota Semarang meraih tiga penghargaan Anugerah ProKlim 2025, menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan lingkungan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kota Semarang kembali mencatat capaian membanggakan. Di sektor lingkungan hidup, ibu kota Jawa Tengah ini berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Anugerah ProKlim 2025 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Penghargaan yang diterima meliputi Apresiasi Pembina ProKlim untuk Wali Kota Semarang, ProKlim Kategori Lestari untuk RW 08 Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, serta ProKlim Kategori Utama untuk RW 01 Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq. Dalam keterangannya, Hanif menekankan bahwa aktivitas harian masyarakat dalam ProKlim memberi pengaruh besar terhadap penurunan emisi.

“Kalau seluruh komunitas dengan kepemimpinan bupati/wali kota mampu menghadirkan komunitas untuk iklim ini, kita bisa membayangkan bahwa Indonesia akan benar-benar handal dan bertanggung jawab dalam komitmen global untuk upaya pengurangan efek gas rumah kaca,” tuturnya.

Hanif juga menegaskan bahwa adaptasi iklim memerlukan proses bertahap, namun langkah-langkah komunitas memberi dampak signifikan. Ia menambahkan bahwa perubahan iklim memang tidak dapat diselesaikan secara cepat, namun adaptasi bisa dilakukan melalui langkah terukur.

“Harapan saya, para kepala daerah yang mendapat penghargaan hari ini menunjukkan bahwa merekalah pemimpin yang kita butuhkan,” imbuh Hanif.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa raihan ini merupakan bukti keseriusan pemerintah kota bersama masyarakat dalam memperkuat ketahanan lingkungan melalui kolaborasi.

“Prestasi ini adalah bukti kerja bersama. Komitmen masyarakat yang menjaga lingkungannya menjadi kekuatan utama Kota Semarang dalam menghadapi perubahan iklim,” ujarnya.

Agustina menambahkan bahwa kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan menjadi modal utama yang mendorong capaian tersebut.

Capaian Kota Semarang juga didukung aksi lapangan komunitas dan warga, termasuk Kampung ProKlim RW 08 Sambiroto yang konsisten menjalankan konservasi air melalui Zero Delta Q, mengaktifkan bank sampah, memproduksi kerajinan daur ulang, serta mengelola sampah dengan prinsip 3R.

Komitmen penguatan lingkungan semakin tercermin dalam kebijakan fiskal Kota Semarang tahun anggaran 2026. Pemkot Semarang mengalokasikan Rp700 miliar untuk sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp500 miliar diarahkan khusus untuk peningkatan kualitas lingkungan, termasuk pengendalian banjir, perbaikan drainase, pengelolaan persampahan, serta peningkatan kualitas permukiman. Alokasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan kota tetap berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan penghargaan ProKlim 2025 dan penguatan kebijakan lingkungan, Kota Semarang menegaskan komitmennya menuju kota yang lestari dan berkelanjutan.(*)

Baca juga: Pemkot Semarang Dukung Kemudahan Pengajuan KUR Bagi Pelaku UMKM

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved