Era Digital Tak Melulu Soal Sosial Media, tapi juga “Ladang Emas” Bagi Para Online Shopper

Perkembangan teknologi, yang melahirkan era digital tidak hanya mengubah cara berkomunikasi masyarakat, tapi juga metode perdagangan

Era Digital Tak Melulu Soal Sosial Media, tapi juga “Ladang Emas” Bagi Para Online Shopper
organicauthority.com

Perkembangan teknologi, yang melahirkan era digital tidak hanya mengubah cara berkomunikasi masyarakat, tapi juga metode perdagangan. Banyak kemudahan dan keuntungan yang bisa didapat para pelaku usaha, terutama para penggiat UMKM di era digital ini.

Selain bermodal kecil, para penggiat UMKM bisa memperluas jangkauan penjualan produknya, yang bisa dengan mudah menjangkau pelosok nusantara, bahkan hingga manca negara.

Salah satu penggiat UMKM yang telah merintis dan menjalankan jualan online-nya adalah S (26) yang menjual skincare dan makeup asal korea. Usaha ini telah ia rintis sejak setahun yang lalu melalui sosial media Instagram dan marketplace Tokopedia dan Shopee.

Ia menamai usaha skincare dan makeup ini dengan nama Kosk.inc. Awal mula S merintis usahanya datang dari antusiasme dirinya terhadap masalah kulit muka yang membuatnya sangat tertarik pada produk-produk skincare dan makeup.

“Awalnya antusian masalah skincare dan sering nonton youtube da nada kemudahan online shopping dari luar negeri. Jadi gampang mendapatkan barang original, dan di sekitar saya belum banyak yang berjualan skincare Korea dengan harga yang relatif terjangkau,” ungkap S.

Makanya kemudian S memutuskan untuk membuka usahanya dan ia memilih melakukannya secara online. Pada awalnya S menemukan kesulitan dalam mempromosikan usahanya, dikarenakan masih belum banyak yang mengetahui tentang produk skincare asal Korea.

Tapi berkat promo-promo yang diberikan marketplace, S bisa mendapatkan keuntungan cakupan audience yang besar. Apalagi ia bisa menghemat biaya produksi seperti sewa toko, listrik, air, dan gaji karyawan bulanan.

Pelanggannya pun bisa memesan produk skincare dan makeup yang ia tawarkan di tiap toko onlinenya selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Ini sangat memudahkan S yang mengelola sendiri usahanya. Makanya, total penjualannya pun meningkat 70% dibandingkan dengan penjualan yang ia lakukan melalui instagram.

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan beberapa Kementerian terkait telah meluncurkan Gerakan Nasional UMKM Jualan Online untuk mewujudkan target 8 juta pelaku UMKM jualan online pada tahun 2020.

Gerakan ini menjadi sangat penting karena UMKM telah berkontribusi cukup besar terhadap pemasukan negara. Bila pelaku UMKM semakin banyak yang Jualan Online, maka pemasukan pun bertambah, rakyat menjadi semakin sejahtera, pertumbuhan ekonomi negara pun semakin baik.

Ke depan, UMKM akan bertransformasi menjadi tulang punggung perekonomian negara. Di tahun 2016 saja, Kementerian Koperasi dan UKM berhasil menambah pemasukan negara sebesar Rp 88,45 miliar atau meningkat sebanyak delapan kali.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved