Tokopedia dan Shopee: Partner Pemerintah Dalam Program ‘Ayo UMKM Jualan Online’

Dua toko online yang bergabung adalah Tokopedia dan Shopee. Partner pemerintah dalam program ‘Ayo UMKM Jualan Online’ ini punya beberapa program.

Tokopedia dan Shopee: Partner Pemerintah Dalam Program ‘Ayo UMKM Jualan Online’

Demi mewujudkan misi Jokowi dalam menggerakkan 8 juta UMKM online sampai tahun 2020 nanti, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng enam marketplace untuk bekerja sama meningkatkan penjualan UMKM.

Dua toko online yang bergabung adalah Tokopedia dan Shopee. Partner pemerintah dalam program ‘Ayo UMKM Jualan Online’ ini telah melakukan beberapa langkah menarik.

Misalnya saja, menghapus biaya registrasi bagi para pelaku UMKM sehingga dapat menghemat pengeluaran mereka. Tidak perlu lagi menyewa tempat ataupun membayar host website. Selanjutnya, Tokopedia dan Shopee juga membuat berbagai fitur iklan yang dapat memudahkan UMKM mempromosikan produk-produknya.

Tokopedia memperkenalkan fitur TopAds, yang membantu merchant melakukan promo lebih efisien dan tepat sasaran. Top Ads dapat dimanfaatkan untuk promo produk, toko dan headline. Shopee pun menyediakan beragam jenis fitur menarik untuk meningkatkan penjualan para seller-nya. Yang paling populer di kalangan penjual adalah fitur berbayar IklanKu.

Dengan IklanKu, penjual bisa promosi produk dengan cara yang lebih efisien dan tepat sasaran. Selain itu, penjualan toko berpotensi meningkat karena produk mereka akan lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.

umkm
Booth Shopee pada acara Re-Launching Gerakan Ayo UMKM Jualan Online.

Tidak berhenti di situ, untuk mendukung kreator lokal, banyak program dan inisiatif Tokopedia yang mengedepankan kreator lokal dalam negeri melalui edukasi dan pemberian exposure, termasuk kolaborasi Tokopedia tahun ini dalam Indonesia Fashion Week, dan program Gerakan Ayo UMKM Jualan Online, dan MAKERFEST,

“MAKERFEST adalah sebuah gerakan independen untuk pemberdayaan kreator lokal kini hadir di Medan. MAKERFEST hadir untuk mencari, mengedukasi, menginspirasi, dan memberikan panggung offline & online bagi para kreator Indonesia untuk merealisasikan dan mengembangkan ide usaha kreatif mereka, hingga bisa menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia,” ungkap Garri Juanda, VP of Marketplace Tokopedia

Ia menambahkan, Tokopedia akan terus melakukan kegiatan edukasi dari hulu ke hilir, dari mulai edukasi dasar berbisnis, peningkatan kualitas produksi, packaging, branding, sampai dengan akses ke permodalan untuk UMKM.

Shopee turut memberikan wadah Kampus Shopee, yakni sebuah program yang memberikan solusi terhadap tantangan utama yang dihadapi oleh pengusaha lokal, termasuk Teknologi dan Sistem Operasional, Pengetahuan dan Keahlian, serta Finansial.

“Kami juga punya Kreasi Nusantara, yaitu sarana promosi khusus untuk UMKM dan produk lokal khas Indonesia. Shopee mengadakan berbagai kegiatan untuk memberikan eksposur terhadap UMKM dan produk lokal tersebut,” tambah Radityo Triatmojo, Head of Government Relations Shopee Indonesia.

Pemerintah sendiri akan melakukan berbagai kegiatan bersama para marketplace yang meliputi berbagai rangkaian tahapan.

Mulai dari Onboarding atau mendorong pelaku UMKM offline menjadi online, Active Selling atau pendampingan kepada para UMKM yang sudah Go Online untuk meningkatkan transaksi online, Scale Up Business atau membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya, hingga Go International atau gerakan mendorong pelaku UMKM meningkatkan jangkauan pasar menjadi internasional.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi ajakan bagi para marketplace lain di Indonesia untuk bersinergi bersama memajukan UMKM di Indonesia.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved