Menpar Arief Yahya Tanda Tangani Prasasti Peresmian Batikta Balige

Namanya Batikta. Lokasinya di Balige. Prasasti Peresmian ditandatangani langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya Tanda Tangani Prasasti Peresmian Batikta Balige
dok. Kemenpar

Pariwisata Danau Toba kini makin mengeliat. Makin kece. Amenitasnya juga makin lengkap. Terlebih, destinasi super prioritas tersebut kini memiliki toko cinderamata dan oleh-oleh yang representatif. Namanya Batikta. Lokasinya di Balige. Prasasti Peresmian ditandatangani langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Jumat (19/7).

"Ini sangat luar biasa. Saya acungi jempol atas kehadiran Batikta. Toko oleh-oleh yang di gerakkan langsung Trisna Pardede. Seorang anak muda yang berani kembali membangun kampung halamannya melalui pariwisata," ujar Menpar Arief, Jumat (19/7).

Menpar berharap Batikta mampu menjadi wadah awal bagi tumbuh kembangnya ekonomi kreatif di Balige maupun Danau Toba. Keberadaannya diharapkan dapat merangkul serta menampung hasil pengrajin Batak lainnya.

Dan selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan produk cenderamata yang kreatifitas. Sehingga secara langsung terlibat dalam kepariwisataan.

"Sudah saatnya Danau Toba memiliki toko cenderamata yang representatif untuk memanjakan wisatawan. Saya sudah nanti-nantikan ini. Ini merupakan sebuah langkah maju untuk pariwisata Danau Toba yang semakin mendunia. Dengan adanya toko ini maka wisatawan makin dimudahkan dalam mencari oleh-oleh cinderamata khas Danau Toba," kata Menpar AY.

Batikta sendiri berasal dari kata Batik Ni Huta yang berarti Batik-nya Kita. Dengan tagline "Kain yang bercerita“ toko ini memiliki visi bisnis yang bertujuan merangkul masyarakat untuk mengembangkan keterampilannya. Terutama dalam pengembangan seni kreatif dan cenderamata.

kemenpar-200719-2

Saat ini Batikta sudah memiliki satu bangunan komersial dua lantai di Balige. Bangunan ini dinamakan gedung Lamuro Square dengan brand pengisi lainnya adalah Hutanta Travel, Hutanta Coffee serta Batikta itu sendiri.

Di lantai satu ada pusat oleh-oleh. Lantai ini terdiri dari ruang galeri kain batik, kaos, makanan, kopi khas Toba dan lain-lain. Sedangkan di lantai dua digunakan sebagai coffee shop dengan viewnya pemandangan Danau Toba dan areal persawahan .

Selain itu gedung ini juga menyiapkan ruang untuk pertemuan dengan kapasitas 200 orang. Fasilitas lainnya adalah tempat parkir yang bisa menampung 10 mobil dan bus pariwisata. Saat ini pun di belakang bangunan ini juga sedang berlangsung pembangunan hotel bintang 4.

"Tempatnya bagus, berkelas, banyak pilihan oleh-oleh dan nyaman. Lokasinya juga strategis. Cocok untuk rest area wisatawan. Wisatawan pun akan dapat menikmati kopi khas Danau Toba di lantai dua. Konsep yang bagus dan memang seperti ini seharusnya tampilan pusat oleh-oleh seharusnya. Jadi wisatawan nyaman. Sukses atas berdirinya toko cinderamata dan oleh-oleh Batikta," terang Mantan Dirut Telkom itu. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved