Bantu Mengawasi, Masyarakat Diimbau Ketahui HET Pupuk Bersubsdi

Pupuk merupakan elemen penting dalam kegiatan pertanian di Indonesia. Guna meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional, Pe

Bantu Mengawasi, Masyarakat Diimbau Ketahui HET Pupuk Bersubsdi
TRIBUN/HO
Ilustrasi pupuk bersubsidi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pupuk merupakan elemen penting dalam kegiatan pertanian di Indonesia. Guna meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketahanan pangan nasional, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan pupuk bersubsidi kepada para petani.

Oleh karena itulah pemerintah membuat regulasi mengenai peredaran hingga mengenai harga pupuk subsidi yang ada di pasaran. Regulasi ini disebut Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Het pupuk bersubsidi yang ditetapkan melalui peraturan menteri pertanian republik indonesia no.47 tahun 2018 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi sektor pertanian," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy, Rabu (16/10).

Kemudian penyaluran pupuk bersubsidi juga telah diatur dalam surat keputusan menperindag no. 70/mpp/kep/2/2003 pada 11 Februari 2003, tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Baca: 57 Tahun Berdiri, Yayasan Lembaga Daya Dharma Fokus Memanusiakan Manusia

Baca: WOW! Karya Anak Bangsa Ini Sukses Menang di Asia Tenggara

"Dalam pasal 1 peraturan tersebut dijelaskan, pupuk bersubsidi pengadaan dan penyalurannya mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan petani yang dilaksanakan atas dasar program pemerintah," sebutnya.

Sementara itu, dalam pasal 3 disebutkan jenis pupuk subsidi yang diberikan, yakni urea, SP-36, ZA, dan NPK dengan komposisi n : p : k = 15 : 15 : 15 dan 20 : 10 : 10.

"Semua pupuk tersebut harus memenuhi standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI)," tambahnya.

Kementan pun terus mensosialisasikan HET pupuk bersubsdi. Agar petani dan masyarakat bisa turut mengawasi, perlu diketahui macam-macam pupuk bersubsidi dengan harga eceran yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia no.47 Tahun 2018.

Pupuk Urea, merupakan pupuk kimia yang mengandung unsur nitrogen (n) yang cukup tinggi. Unsur tersebut merupakan zat hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Dari segi bentuknya, pupuk ini memiliki tekstur berupa butir-butir kristal yang berawarna putih.

"HET untuk jenis pupuk urea adalah Rp 1.800 per kilogramnya di pengecer resmi yang sudah ditunjuk," kata Sarwo Edhy.

Halaman
123
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved