Kemenhub Gelar Uji Coba E-Pilotage di Perairan Pelabuhan Tarakan
Dalam rangka peningkatan pelayanan kepelabuhanan guna meningkatkan keselamatan pelayaran, Kemenhub kembali menggelar uji coba E-Pilotage.
Kapal tersebut berjenis Bulk Carrier dengan muatan batu bara dengan kapasitas 40.085 GT.
“Kapal ini cukup besar dan ini menurut kami secara positif dapat memberikan masukan kepada kami, tentang bagaimana uji coba e-Pilotage dilaksanakan pada jenis kapal tersebut”, tambah Hengki.
Selain itu, tutur Hengki, penerapan e-Pilotage ini dapat lebih mengoptimalkan pemanfaatan fitur VTS, antara lain alert pada reporting point komunikasi dan pada design Alur dan Zonasi perairan yang ditetapkan, serta pemanfaatan CCTV surveillance VTS dan Radar.
Pelaksanaan uji coba e-Pilotage kali ini juga dapat didemokan secara terintegrasi dengan MCC (Marine Command Center) yang merupakan pusat kendali operasi di kantor pusat Kementerian Perhubungan, yang dapat memantau langsung pergerakan kapal, dengan VTS Tarakan.
Ke depan, Hengki berharap perlu dilakukan integrasi data yang ada di stakeholder lain seperti BMKG dengan VTS, sehingga data yang diperoleh secara realtime dapat dipertanggungjawabkan validitasnya.
Baca: Implementasi TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok Resmi Berlaku
"Saya juga mengimbau kepada VTS operator dan pandu agar dapat meningkatkan kapasitas dalam mengimplementasikan operasional VTS sesuai dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam melaksanakan komunikasi dan broadcast terkait info kondisi alur, SBNP dan cuaca.”
Adapun kondisi alur pelayaran di Tarakan memiliki panjang alur ± 20 NM, lebar alur ± 850-950 M dengan kedalaman 10-50 M LWS yang dapat melayani kapal berukuran 35-90.000 GT. Kantor Distrik Navigasi Kelas III Tarakan juga telah menyediakan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) sebanyak 13 unit, diantaranya 8 unit pelampung suar dan 5 unit rambu suar.
Dalam acara ini juga turut hadir Para Direktur di Lingkungan Ditjen Perhubungan Laut, Para Kepala Distrik Navigasi Kelas I, II, III, dan Para Kepala UPT di Lingkungan Ditjen Perhubungan Laut. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Tarakan, Perwakilan dari PT. Pelindo IV (Persero) dan General Manager PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Tarakan.
Baca: Gandeng Kemenkominfo, Kemenhub Sosialisasikan Implementasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok Via SMS
Lebih lanjut, dalam kesempatan kunjungan yang sama, Direktur Kenavigasian juga mengunjungi lokasi pembangunan Menara Suar Tg. Batu di Tarakan, yang pembiayaan pembangunannya dilaksanakan melalui skema pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), sebagai alternatif pembiayaan pembangunan oleh Pemerintah selain melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/e-pilotage-kemenhub-laut.jpg)