Sabtu, 9 Mei 2026

Bencana Sumatra

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Satgas PRR berhasil relokasi seluruh pengungsi Sumut ke huntara, 80 persen target nasional tercapai.

Tayang:
Editor: Content Writer
dok. Kemendagri
REHABILITASI BENCANA SUMATRA - Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra Muhammad Tito Karnavian (kedua dari kanan) bersama sejumlah pejabat meresmikan Hunian Sementara (Huntara) Kayu Pasak di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Sumatra Barat. Peresmian huntara tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah merelokasi seluruh pengungsi bencana hidrometeorologi di Sumatra dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak sebelum Lebaran. 

TRIBUNNEWS.COM - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, berhasil merelokasi seluruh pengungsi bencana hidrometeorologi di Sumatra Utara (Sumut).

Para penyintas bencana banjir dan longsor di Sumut telah seluruhnya meninggalkan tenda pengungsian dan beralih ke hunian sementara (huntara) atau hunian tetap (huntap) yang dibangun lembaga pemerintah dan lembaga non-pemerintah.

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per Sabtu (14/3/2026), tercatat penurunan jumlah pengungsi cukup signifikan dibandingkan sehari sebelumnya. 

Semula total pengungsi bencana Sumatra yang berada di tenda berjumlah sebanyak 1.314 kepala keluarga (KK), tapi kini tercatat terdapat 812 KK yang masih berada di tenda atau berkurang 502 KK.

Saat ini, pengungsi yang masih berada di tenda seluruhnya berada di daerah terdampak bencana di Aceh. 

Sementara, untuk pengungsi di Sumut seluruhnya telah direlokasi ke hunian yang lebih layak. Hasil ini sepadan dengan capaian relokasi jumlah pengungsi di Sumatra Barat (Sumbar) yang lebih dulu berhasil direlokasi seluruhnya ke hunian layak.

Baca juga: H-9 Lebaran, Satgas PRR Rampungkan 81 Persen Target Pembangunan Huntara

Keberhasilan merelokasi seluruh pengungsi di Sumut dan di Sumbar ini tidak terlepas dari percepatan pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak. Jumlah huntara yang rampung dibangun juga terus meningkat setiap saat.

Adapun rinciannya, dari total rencana 19.295 unit huntara di tiga provinsi terdampak, hingga saat ini 15.595 unit di antaranya telah selesai dibangun atau sekitar 80 persen dari target keseluruhan.

Sementara, di Sumbar, pembangunan huntara bahkan telah mencapai 100 persen dan di Sumut sudah mencapai 95 persen, kemudian di Aceh mencapai sekitar 77 persen.

Sembari meningkatkan pembangunan huntara, Satgas PRR juga bertahap merampungkan pembagunan huntap. 

Data Satuan Tugas PRR Pascabencana Sumatra Sabtu, merinci ada 110 unit huntap yang selesai dibangun dari 36.669 huntap yang akan dibangun. Sementara, ada 1.359 unit lainnya yang sedang dalam proses pembangunan.

Selain pembangunan huntara, strategi pemerintah dalam penurunan jumlah pengungsi juga dibarengi dengan pemberian bantuan berupa dana tunggu hunian (DTH) bagi penyintas bencana tidak memilih tinggal di huntara. 

Baca juga: Percepat Pemulihan Pascabencana, Satgas PRR Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah di 3 Provinsi Sumatera

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 13.728 penerima di tiga provinsi.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pihaknya berkomitmen mengurangi jumlah pengungsi bencana Sumatera dengan merelokasi mereka ke hunian yang lebih layak.

Hal itu diungkapkan Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri terkait Pembahasan Percepatan Penanganan Pengungsi Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved