Semangat Harkitnas, Menteri PANRB Sebut Percepatan Reformasi Birokrasi Terus Dikolaborasikan
Menteri PANRB Rini Widyantini ajak masyarakat maknai Harkitnas dengan memperkuat transformasi birokrasi dan teknologi digital secara bijak.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan semangat baru, khususnya dalam memperkuat pemanfaatan teknologi digital secara cerdas dan bijak.
Semangat kebangkitan nasional sejak berdirinya Budi Oetomo pada 1908 adalah tentang kesadaran kolektif untuk bangkit melalui pendidikan, persatuan, dan kebudayaan. Menurutnya, semangat itu kini perlu ditransformasikan ke dalam konteks era digital.
"Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan segala instrumen yang tumbuh saat ini secara tepat, proporsional dan obyektif. Termasuk digitalisasi. Digitalisasi adalah tangga kemajuan tetapi kita harus memanfaatkannya dengan bijak dan proporsional," tegas Menteri Rini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa.
Secara makna, hari kebangkitan nasional menjadi simbol bahwa bangsa Indonesia perlu terus bergerak maju dan memperbaiki diri, termasuk di sektor pemerintahan.
Reformasi birokrasi menjadi salah satu bentuk nyata 'kebangkitan' di era modern, karena menuntut perubahan mindset, budaya kerja, dan struktur birokrasi agar sejalan dengan nilai‑nilai demokrasi, keadilan, dan kepentingan rakyat.
Baca juga: Kemenpan-RB Siapkan Strategi Roadmap Pengembangan Kompetensi Guru di Sekolah Rakyat
Menteri Rini menjelaskan, saat ini Kementerian PANRB tengah mempercepat transformasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Transformasi dilakukan melalui penguatan kompetensi digital ASN untuk mencetak talenta birokrasi berdaya saing digital.
Ia menjelaskan perubahan teknologi berdampak pada seluruh aspek pemerintahan menuju sistem berbasis data yang terintegrasi dan berorientasi kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan.
“Ke depan ASN harus melakukan transformasi besar menuju pemerintahan digital,” ujarnya.
Menteri Rini juga berpesan kepada seluruh ASN untuk memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan mempercepat transformasi digital pemerintah melalui penguatan talenta, modernisasi sistem kerja, dan kolaborasi lintas sektor.
Ia juga menyebut birokrasi ke depan harus lebih responsif dan berbasis data agar kebijakan dan layanan publik dapat dijalankan secara cepat, tepat, dan terukur.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama," tutupnya.
Baca juga: Skema Total 5 Hari FWA Bagi ASN dan Swasta, Menpan RB Tegaskan Layanan Publik Tetap Jalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-PANRB-pada-peringatan-Harkitnas-2026-di-lingkungan-KemenPANRB.jpg)