Breaking News:
Depkop

Tiga Langkah Mudah Beralih ke Siaran TV Digital

Tanpa perlu menunggu hingga 2 November 2022, silakan beralih ke siaran TV Digital.

Editor: Content Writer
(Tim Komunikasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo)
Seorang pria melakukan pengecekan kekuatan sinyal TV Digital melalui aplikasi sinyalTVdigital. Saat membuka aplikasi dapat terlihat sinyal terkuat berasal dari MUX yang mana. 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia sedang melakukan peralihan dari sistem penyiaran TV Analog ke TV Digital. Dalam Undang-undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya di klaster penyiaran pasal 72 angka 8, mengamanatkan bahwa migrasi penyiaran terestrial dari teknologi analog ke digital diselesaikan paling lambat dua tahun sejak berlakunya, yaitu 2 November 2022. Berbagai aturan turunannya pun sudah siap.

Melaksanakan amanat tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyerukan kepada masyarakat untuk segera beralih ke siaran TV Digital. Banyak lembaga penyiaran saat ini sudah bersiaran secara simulcast, yaitu menyiarkan program format TV Digital tanpa mematikan TV Analog. Hal ini bertujuan agar masyarakat mempersiapkan diri dan menyambut siaran TV Digital.

Siaran simulcast menjadi semacam transisi. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam sosialisasi peralihan TV Digital pada pertengahan Juni lalu menjelaskan bahwa setiap lembaga penyiaran harus mulai melakukan peralihan ke siaran digital, yang dapat diawali dengan siaran simulcast, yaitu siaran digital tanpa mengakhiri siaran analog.

“Hal ini tentunya untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang keberadaan dan manfaat dari siaran digital yang kualitasnya harus lebih bersih, lebih jernih, dan lebih canggih,” kata Johnny.

Hingga saat ini, siaran TV Digital sudah menjangkau 87 wilayah layanan dari total 112 wilayah layanan di Indonesia. Jumlah daerah jangkauan dipastikan terus bertambah seiring pembangunan infrastruktur multipleksing (MUX). Harapannya, makin sedikit kawasan blank spot di Indonesia, hingga nantinya seluruh kawasan di Indonesia menikmati siaran TV Digital.

Tanpa perlu menunggu hingga 2 November 2022, silakan beralih ke siaran TV Digital. Makin cepat, makin banyak manfaat yang bisa didapatkan. Hanya perlu tiga langkah mudah saja, yaitu:

Pertama, cek televisi di rumah masing-masing.

Jika televisi Anda sudah memiliki perangkat untuk menangkap siaran TV Digital, secara otomatis bisa menangkap dan lakukan scanning saluran. Demikian penjelasan Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail dalam webinar bertajuk ‘Merdeka Digital: Jawa Barat Siap Analog Switch Off (ASO)’. Kamis (19/8/2021).

“Kalau perangkat televisinya masih analog diperlukan alat tambahan Set Top Box (STB). Antena yang sekarang digunakan tidak perlu diganti, masih bisa digunakan,” kata Ismail.

Kedua, bila berencana beli STB, cari yang bersertifikasi Kementerian Kominfo

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved