Wong Solo Medan Jadi Wisata Kuliner
Holilah mengatakan, kesuksesan membuka usaha di Medan tidak terlepas dari Medan yang dipandang masyarakat nasional sebagai kota kuliner.
Laporan Wartawan Tribun Medan, Irfan Azmi Silalahi
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pemain-pemain bisnis di bidang kuliner tidak hanya dilakukan oleh ADS Group. Di Medan, ada pula yang namanya sudah sangat kental di telinga masyarakat.
Adalah Wong Solo, yang diam-diam telah merambah pasar Malaysia dan Singapura. Melalui tangan dingin Puspo Wardoyo selaku owner, bisnis mereka pun berkembang cukup pesat.
Seperti penuturan staf manajemen Wong Solo Group, Holilah, saat ditemui di kantornya Jalan Gajah Mada, Medan, Kamis (2/2/2012).
Holilah mengatakan, kesuksesan membuka usaha di Medan tidak terlepas dari Medan yang dipandang masyarakat nasional sebagai kota kuliner.
"Semua orang ke sini sudah tentu melakukan wisata kuliner. Selain menu dan cita rasa masakan, kami menjual pelayanan. Sebab beberapa konsumen lebih senang memandang bagaimana pelayanan suatu usaha kuliner," ujar Holilah di Medan, Kamis (2/2/2012).
Sementara itu, Pimpinan Cabang Wong Solo Gajah Mada, Irwanto mengatakan, meski untuk Sumatera Utara pihaknya masih berfokus di Medan, mengaku tidak kesulitan dalam hal mendatangkan konsumen. Sebab katanya, segmen pasar yang mereka garap berbeda dengan usaha-usaha kuliner lainnya.
Memiliki 106 cabang di mana enam diantaranya berada di Malaysia dan satu di Singapura, khusus Medan mereka dalam waktu dekat berencana membuka satu cabang lagi.
"Wong Solo pertama kali hadir di Medan sejak tahun 1991 saat itu berlokasi di Jalan SMA 2 Padang Golf Polonia. Setelah itu kami melakukan ekspansi hingga akhirnya seperti sekarang.
Patokan harga yang cukup bervariatif, membuat usaha ini kian bertahan," ujar Holilah sembari mengaku pihaknya lebih konsen menjual nama Ayam Bakar Wong Solo.
Meski tidak merinci berapa peghasilan perharinya, Holilah dan Irwanto menyebutkan usaha kuliner memang cukup kompetitif dijalankan. Untuk cabang Gajah Mada misalkan, per hari mereka mampu mendatangkan sekitar 500 pengunjung dengan transaksi per orang minimal Rp 20 ribuan.