Minggu, 31 Mei 2026

Menikmati Eloknya Panorama Pulau Ayam

Sebelum menuju PPI Gantung untuk bertolak ke Pulau Ayam, para peserta Camping de Island mengikuti city tour mengunjungi SD Laskar Pelangi

Tayang:
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusmiadi

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Sejauh ini Negeri Laskar Pelangi memang memikat untuk dikunjungi menyusul maraknya promosi wisata di Kepulauan Bangka-Belitung. Pelaku wisata dari Belitung maupun dari berbagai daerah, kalangan media serta wisatawan asing, kini berada di Pulau Ayam.

Mereka saat ini mengikuti rangkaian kegiatan Camping de Island yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur (Beltim), sejak Minggu (3/3/2013) hingga Senin (4/3/2013) mendatang. Kedatangan mereka menggunakan kapal motor nelayan, bertolak dari Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Gantung, dengan menyisiri aliran Sungai Lenggang hingga muara, lalu menuju ke Pulau Ayam diantara Pulau Selanduk dengan Pulau Melidang.

Sebelum menuju PPI Gantung untuk bertolak ke Pulau Ayam, para peserta Camping de Island mengikuti city tour mengunjungi SD Laskar Pelangi dan Museum Kata Andrea Hirata di Desa Lenggang Kecamatan Gantung, setelah penyambutan secara resmi oleh Pemkab Beltim, usai jamuan makan siang bersama di restoran Fega di Manggar.

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Beltim Basuri T Purnama, Ketua DPRD Beltim Jafri, Asisten II Setda Provinsi Bangka Belitung Iskandar Zulkarnaen, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim Helly Tjandra, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Belitung Jasagung, Mantan Kepala Bandara HAS Hanandjoedin Sudarmono.

"Kita punya sekitar 70 an pulau di perairan laut Belitung Timur, ada beberapa yang bisa dieksplore untuk pariwisata. Selain Pulau Ayam, kita ingin ada pulau-pulau lain yang dieksplore untuk pariwisata bahari ini, sehingga banyak pilihan objek wisata bagi wisatawan saat berkunjung ke Belitung Timur," ungkap Bupati Beltim, Basuri T Purnama di hadapan peserta Camping de Island.

Ia mengungkapkan banyak hal terhadap upaya pengembangan pariwisata di Beltim, mulai dari marina internasional di Kolong Bandung, hingga upaya menjadikan Pulau Belitung sebagai internasional area, tanpa bandara internasional.

"Kalau jalur penerbangan Batam-Belitung-Bali dibuka, kita bisa kedatangan wisatawan dari Asia melalui Batam, dari Bali wisatawan dari Asia Pasifik, Eropa dan negara lainnya.

Semakin banyak sarana transportasi pesawat yang masuk, Pulau Belitung akan ramai dikunjungi wisatawan," tutur Basuri.

Asisten II Setda Provinsi Bangka Belitung, Iskandar Zulkarnaen pada kesempatan tersebut mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mengapresiasi terhadap kegiatan Camping de Island di Beltim, dalam upaya pengembangan dan promosi pariwisata, agar wisatawan yang berkunjung ke Bangka Belitung semakin meningkat.

"Industri pariwisata akan terus berkembang, industri pariwisata tidak mengeluarkan asap, lain dengan industri timah. Industri pariwisata tidak akan habis, semakin banyak pemasukan bagi daerah dan masyarakat bila industri pariwisata berkembang," ujar Iskandar.

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved