Bacaan Doa
Doa Meninggalkan Makkah agar Bisa Kembali Lagi untuk Haji atau Umrah
Jemaah haji dapat memperbanyak doa sebelum meninggalkan Mekkah agar dapat kembali lagi untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah.
Ringkasan Berita:
- Jemaah haji dianjurkan memperbanyak doa dan zikir sebelum meninggalkan Mekkah.
- Salah satu doa yang dibaca adalah memohon agar haji menjadi mabrur, sa’i diterima, dan dosa diampuni, serta keselamatan dalam perjalanan pulang.
- Ibadah haji memiliki banyak hikmah, seperti meningkatkan ketaatan, menyucikan diri dari dosa, melatih kesabaran, menjadi sarana muhasabah diri agar hidup lebih baik, serta menumbuhkan rasa syukur.
TRIBUNNEWS.COM - Jemaah haji dianjurkan untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin sebelum meninggalkan Makkah dan kembali ke Tanah Air.
Ibadah yang dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun di antaranya yakni doa dan zikir.
Jemaah haji dapat berdoa memohon agar ibadah hajinya diterima Allah SWT, selamat dalam perjalanan pulang, dan diberi kesempatan kembali ke Tanah Suci suatu hari nanti.
Bagi jemaah haji Indonesia, pemulangan jemaah ke Tanah Air dilakukan secara bertahap berdasarkan kloter dan waktu kepulangan masing-masing jemaah, dikutip dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Jemaah haji dapat menunggu waktu pemulangan ke Tanah Air dengan memperbanyak doa sebelum meninggalkan Mekkah.
Mengutip buku Manasik Haji dan Umrah, berikut doa ketika jemaah haji hendak meninggalkan Mekkah.
Doa Meninggalkan Makkah
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هَذَا آخِرَ الْعَهْدِ بِبَيْتِكَ الْحَرَامِ، وَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِي مَرْحُومًا، وَلَا تَجْعَلْنِي مَحْرُومًا
Allahumma la taj'al hadza akhiral 'ahdi bibaithikal haram, wa in ja'altahu faj'alni marhuman, wa la taj'alni mahruman.
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan ini sebagai kunjunganku yang terakhir ke Baitullah. Jika Engkau menakdirkannya sebagai yang terakhir, maka jadikanlah aku termasuk orang yang Engkau rahmati dan jangan jadikan aku termasuk orang yang terhalang dari rahmat-Mu."
Baca juga: Doa Agar Menjadi Haji Mabrur, Ikhtiar Meraih Haji yang Diterima Allah SWT
Doa Agar Ibadah Haji Diterima Allah
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا وَذَنْبًا مَغْفُورًا
Allahummaj'al hajjan mabruuran wa sa'yan masykuuran wa dzanban maghfuuran.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah hajiku sebagai haji yang mabrur, sa'i yang diterima, dan dosa yang diampuni."
Hikmah Melaksanakan Ibadah Haji
Ibadah haji bukan hanya kewajiban bagi muslim yang mampu, tetapi juga mengandung banyak hikmah mendalam yang membentuk kepribadian, spiritualitas, dan kehidupan sosial seorang muslim. Kementerian Agama menjelaskan beberapa hikmah melaksanakan ibadah haji sebagai berikut.
1. Wujud Ketaatan Total kepada Allah SWT
Haji menjadi bukti nyata ketaatan seorang muslim kepada Allah SWT. Dalam ibadah ini, jamaah meninggalkan harta, jabatan, dan kenyamanan dunia untuk memenuhi panggilan-Nya. Semua dilakukan dengan penuh keikhlasan, menunjukkan bahwa hanya Allah yang layak ditaati sepenuhnya.
2. Menumbuhkan Persatuan Umat Islam
Saat berhaji, jutaan muslim dari seluruh dunia berkumpul di satu tempat dengan tujuan yang sama. Tidak ada perbedaan suku, bangsa, atau status sosial. Semua setara di hadapan Allah, sehingga tercipta rasa persaudaraan dan persatuan umat Islam secara global.
3. Sarana Penyucian Diri dari Dosa
Ibadah haji menjadi kesempatan besar untuk membersihkan diri dari dosa-dosa. Dengan menjaga ucapan, perilaku, dan niat selama berhaji, seorang muslim diharapkan kembali suci seperti bayi yang baru lahir, sebagaimana disebut dalam hadis shahih.
4. Melatih Kesabaran dan Keikhlasan
Pelaksanaan haji penuh dengan ujian fisik dan mental, seperti antrean, kepadatan, dan perbedaan budaya. Semua ini melatih kesabaran, ketenangan, dan keikhlasan dalam beribadah hanya karena Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-MENINGGALKAN-MEKKAH-345343434.jpg)