Minggu, 31 Agustus 2025

Panjalu, Pusat Pemerintahan Kerajaan Ciamis yang Berkembang Jadi Daerah Wisata

Ciamis masih memiliki banyak obyek wisata yang dapat mempertahankannya sebagai destinasi wisata

Penulis: Daniel Ngantung
Tribunnews.com/Daniel Ngantung
Mari Elka saat melakukan dialog interaktif dengan Si Cepot dan masyarakat Panjalu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Daniel Ngantung

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Ciamis masih memiliki banyak obyek wisata yang dapat mempertahankannya sebagai destinasi wisata pilihan pasca pemekaran Pangandaran 2012 lalu. Salah satu daerah yang menjadi unggulan adalah kecamatan Panjalu.

Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Ciamis H.M. Soekiman mengutarakan keoptimiasanya itu saat menerima kunjunan kerja Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu di Alun-Alun Panjalu, Ciamis Sabtu (12/4/2014) malam.

"Kami masyarakat Panjalu sudah sama-sama berkomitmen untuk membangun Panjalu. Banyak potensi untuk maju, Selain budayanya  yang kaya, Panjalu juga memiliki banyak obyek wisata," ujarnya.

Beberapa obyek wisata di Panjalu di antaranya Situ Lengkong yang konon merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Ciamis. Lalu ada kompleks situs prasasti bersejarah Astana Gede Kawali. Terletak di kawasan perbukitan yang masih asri dengan pohon-pohon rindangnya, Panjalu juga menawarkan wisata alam yang menarik.

Soekiman menambahkan kearifan lokal masyarakat seperti seni wayang golek modifikasi yang disebut wayang ajen, dan beberapa produk kerajinan tangan di Panjalu berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Ia pun berharap pemerintah pusat dapat menaruh perhatian pada Panjalu dalam pengembangan potensi wisatanya.

"Kami menaruh harapan besar, Ibu (Mari) bisa melihat Panjalu sebagai destinasi wisata andalan tak hanya di Jawa Barat, tetapi juga nasional bahkan internasional," katanya.

Dalam kata sambutannya sebelum melakukan dialog interaktif bersama tokoh wayang golek Si Cepot dan masyarakat setempat, Mari berjanji akan membantu masyarakat Panjalu mengembangankan potensi wisata mereka.

Untuk mengembangkan dan mengelola daya tarik wisata di Panjalu, kata Mari, masyarakat harus menjunjung tinggi tujuh Sapta Pesona.

"Sapta Pesona terdiri dari aman, tertib, bersih, sejuk, indah, dan ramah. Bila keenamnya terwujud akan menciptakan kenangan yang membuat wisatawan ingin kembali datang ke tempat wisata," katanya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan