Minggu, 31 Agustus 2025

SDM Masih Jadi Kendala di Sentra Batik Tasikmalaya

Batik tulis dan cap adalah salah satu komoditas Tasikmalaya.

Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Rendy Sadikin
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Perajin menyelesaikan produksi batiknya di Kampung Siwarak, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/3/2014). Sejumlah perajin di kelurahan tersebut sudah mempersiapkan beragam produk-produk unggulan dengan adanya lokasi wisata baru yakni Waduk Jatibarang. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Batik tulis dan cap adalah salah satu komoditas Tasikmalaya. Di antara kedua itu, batik tulis khas Tasikmalaya menjadi favorit. Sayang, produksinya masih terkendala oleh ketersediaan sumber daya manusia.

Ade Suryana, pemilik Batik Nanda mengatakan jumlah perajin batik tulis masih sangat terbatas. Belum banyak generasi penerus yang mau melanjutkan batik tulis. "Anak muda yang berminat membatik masih minim sekali," ujar Ade saat ditemui Tribunnews.com di gerainya di sela kunjungan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, Minggu (13/4/2014) siang.

Saat ini Nanda Batik memiliki 13 perajin yang didominasi mereka yang usianya mendekati usia lanjut. Sebagai solusi, Ade sudah mulai melakukan sosialisasi dan pendekatan masyarakat setempat, khususnya kaum muda. Tenaga yang terbatas juga membuat waktu produksi menjadi cukup lama.

Tiap bulannya, Nanda Batik hanya mampu memproduksi satu kodi batik tulis. Jumlah tersebut berbanding jauh dengan jumlah produksi batik cap yang bisa mencapai 2.000 potong. "Padahal batik tulis cukup diminati," ungkapnya. Batik yang motifnya telah dimodifikasi, kata Ade, yang paling difavoriti pembeli.

Satu potong pakaian batik tulis dibanderol mulai dari Rp400 ribu. Nanda Batik mendistribusikan batiknya ke berbagai kota di Jawa Barat dan DKI Jakarta.(Daniel Ngantung)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan