Jumat, 10 April 2026

Suaminya Boleh Dari Luar Negeri, Tapi Urusan Baju Maudy Koesnaedi Tetap Indonesia

Artis dan model Maudy Koesnaedi (39), mulai `keranjingan' menggunakan busana-busana bernuansa Indonesia termasuk peranakan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak terpilih menjadi None Betawi tahun 1993, artis dan model Maudy Koesnaedi (39), mulai `keranjingan' menggunakan busana-busana bernuansa Indonesia termasuk peranakan.

"Sejak 1993 sampai sekarang, setiap acara nuansa Betawi pasti pakai encim. Makanya di rumah kebaya encim sudah bertumpuk-tumpuk, dan sekarang ditambah koleksi dari Jeanny Ang," kata Maudy yang ditemui sebelum peragaan busana koleksi Jeanny Ang yang diberi tajuk `Beauty Trasure', di Jakarta Fashion Week, Rabu (5/11/2014).

 
Menurut ibu dari Eddy Maliq Meijer (7), kalaupun tidak menggunakan kebaya encim, ia lebih sering menggenakan busana dengan `sentuhan' Indonesia lain dalam berbagai kesempatan. Bisa ikat, tentun, songket, batik, dan lainnya.

"Kenapa pakai busana dengan sentuhan Indonesia? Karena saya orang Indonesia. Saya pecinta budaya Indonesia, saya Indonesia banget," katanya lagi.

Wanita cantik asal Kuningan Jawa Barat ini mengatakan, setiap menggunakan busana yang punya `sentuhan' Indonesia seperti bisa cerita tentang Indonesia. Terlebih jika mengetahui cara membuat selembar kainnya. Dengan susah payah lalu membuat selembar kain yang indah.

"Baju batik ada sesuatu yang disampaikan. Ada simbol sebuah kesabaran, keteguhan," kata Maudy yang bersuami Eriq Meijer warga Belanda ini. Tapi kalau memilih suami  Maudy lebih  memilih dari luar negeri. (lis)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved