Selasa, 14 April 2026

Perempuan Indonesia Paling Suka Nonton Acara Travel

Acara televisi berbayar yang mengangkat tema travel dan destinasi paling diminati oleh audiens Indonesia yang berjenis kelamin perempuan.

Penulis: Daniel Ngantung
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Acara televisi berbayar yang mengangkat tema travel dan destinasi paling diminati oleh audiens Indonesia yang berjenis kelamin perempuan.

NBC Universal, perusahaan media yang menaungi kanal E! dan Diva di Asia, dalam penelitian terbarunya mengungkap, 55 persen perempuan Indonesia menyaksikan acara tersebut. Angka itu berbanding tipis dengan acara memasak yang menarik 54 persen penonton.

Sementara itu, berita selebritas, reality show, dan acara dekorasi rumah, mendapat porsi penonton yang setara, yakni 39 persen.

Di bawahnya, 38 persen perempuan menonton acara tentang rambut dan rias wajah. Lalu, 36 persen perempuan memilih acara seputar mode dan model.

Dari penelitian yang bertajuk High Heeled Warriors itu, terungkap pula hampir 70 persen perempuan Indoensia menyaksikan acara-acara tv produksi sineas Amerika. Adapun, acara tv produksi sineas Inggris ditonton oleh 50 persen perempuan.

Temuan lainnya, perempuan Indonesia adalah "ratu multiscreen". Sembari menonton, perhatian mereka juga tertuju pada layar-layar lainnya. Diketahui, 67 persen dari mereka menonton sambil menggunakan ponsel pintar, 50 persen dengan tabletnya, dan 47 persen dengan laptop.

"Mereka menginginkan informasi lebih detail tentang acara tv yang mereka saksikan atau produk yang diiklankan," jelas Research Director, Audiences Research & Analysis Universal Networks International Henry Robles saat memaparkan hasil riset tersebut di Jakarta, Kamis (16/4) malam.

Temuan tersebut merupakan hasil penelitian NBC Universal terhadap 10.000 perempuan berusia 20-44 tahun di lima negara Asia, termasuk Indonesia. Porsi responden Indonesia sendiri sekitar 20 persen darj total responden.

Penelitian yang menggunakan metode wawancara itu terbagi ke dalam tiga tahapan waktu yakni, 2011, 2013, dan 2015.

Managing Director Universal Networks International untuk Asia Pasifik Christine Fellowes mengatakan, penelitian tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada para perusahaan tentang perilaku penonton perempuan dalam mengonsumsi konten televisi berbayar.

"Dari hasil tersebut, perusahaan atau pengiklan dapat berkomunikasi lebih efektif dengan konsumen perempuan melalui iklan dan bentuk promosi lainnya," ujar Christine.

Menurut dia, mengikuti selera perempuan menjadi sangat krusial dalam strategi iklan karena posisi perempuan yang semakin setara dengan kaum pria.

"Dewasa ini, pengambilan keputusan untuk membeli sebuah barang di lingkup keluarga kini ada di tangan perempuan," kata dia.

Mengutip data "What Women Want" dari Boston Consulting Group", perempuan dunia mengontrol 20 triliun dolar AS dalam pembelanjaan konsumen setiap tahun. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 28 triliun dolar AS dalam 5 tahun.

Tags
traveling
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved