Tahun Baru Imlek

Selalu Ada Saat Tahun Baru Imlek, Santap Kue Keranjang Punya Makna Menutup Hal-hal Buruk

Kue keranjang bisa dikatakan sebagai makanan wajib pada Tahun Baru Imlek. Apa maknanya?

Selalu Ada Saat Tahun Baru Imlek, Santap Kue Keranjang Punya Makna Menutup Hal-hal Buruk
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Kue keranjang yang dijual di Pasar Petak 9, Glodok, Jakarta Barat, Senin (4/2/2019), jelang perayaan Tahun Baru Imlek 

TRIBUNNEWS.COM – Kue keranjang bisa dikatakan sebagai makanan wajib pada Tahun Baru Imlek.

Makanan ini terbuat dari tepung dan gula merah yang dikukus.

Biasanya, kue keranjang akan dijadikan makanan penutup saat imlek nih.

Pasalnya, kue yang berbentuk seperti dodol ini memiliki makna yang dalam.

Dalam sejarahnya, memakan kue ini diibaratkan seperti sedang menutup langit agar tidak hujan.

Itu dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal buruk di waktu mendatang.

Baru Dimakan 20 Hari Setelah Imlek
Asen, warga Tionghoa di Pangkalpinang menuturkan, kue keranjang bermakna sebagai penutup hal-hal buruk pada saat imlek berlangsung.

Panganan ini melambangkan sebuah keyakinan agar selalu mendapat kebaikan di hari-hari selanjutnya.

"Kue keranjang ini diibaratkan sedang menutup langit agar tidak hujan. Maksudnya biar hal-hal buruk tidak terjadi," ungkap laki-laki paruh baya ini.

Mengenai cara pembuatannya, kudapan berbahan dasar tepung ketan dan gula merah ini diolah dengan cara dikukus selama sehari semalam.

Halaman
1234
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved