Breaking News:

Idul Adha 2020

Alasan untuk Tidak Kalap Santap Makanan di Hari Raya Idul Adha

Sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat, khususnya umat Islam, melengkapi perayaan Idul Adha, dengan aneka makanan lezat.

Sate kambing khas Surabaya
Tribun Travel/Wahid Nurdin 

TRIBUNNEWS.COM - Sudah menjadi tradisi di tengah masyarakat, khususnya umat Islam, melengkapi perayaan Idul Adha, dengan aneka makanan lezat.

Sebagian orang pasti sudah menyiapkan menu masakan yang dihidangkan seusai Salat Id.

Namun, hati-hati dengan perilaku makan berlebih alias kalap. Sebab jika tidak bisa mengontrol makan, ancaman penyakit serius mengintai. Apa yang menjadi alasannya?

1. Makanan tinggi kolesterol

Hidangan hari raya identik dengan masakan tinggi santan dan garam.

Apalagi ketika Idul Adha, banyak orang menyiapkan hidangan berbahan dasar daging sapi atau daging kambing.

Hindari mengonsumsi menu-menu tersebut secara berlebihan, apalagi jika Anda memiliki riwayat kolesterol sebelumnya.

Baca: Membandingkan Kandungan Kolesterol Daging Kambing dan Daging Sapi, Mana Lebih Sehat?

Dokter Spesialis Gizi Klinik Imelda Goretti menyarankan, beberapa tipe makanan yang harus dihindari agar terhindar dari kolesterol adalah makanan bersantan, makanan digoreng, serta olahan jeroan.

"Tapi bukan berarti dalam momen saat ini tidak boleh konsumsi. Jadi tetap boleh dikonsumsi selama tidak berlebihan," kata dr. Imelda dalam webinar bersama RS Eka Hospital Cibubur, belum lama ini.

Ia mengingatkan bahwa 30 persen kolesterol dalam darah adalah efek dari apa yang kita makan.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved