Breaking News:

Jualan Online Meningkat di Masa Pandemi, Persaingan Ketat, Ini Tips Agar Usahamu Menonjol

Di masa pandemi covid-19, sebagian besar pelaku usaha mau tak mau memanfaatkan internet untuk memasarkan produk mereka.

Richard Susilo
Ilustrasi IoT (Internet of Things) 

TRIBUNNEWS.COM - Di masa pandemi covid-19, sebagian besar pelaku usaha memanfaatkan internet untuk memasarkan produk mereka.

Itu dilakukan seiring pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar untuk mencegah penularan covid-19 lebih luas. 

Data dari Badan Pusat Statistik Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas internet.

Tercatat, sebelum masa pandemi, hanya 15,08 persen pelaku usaha yang memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya. Sementara 84,92 persen sisanya masih berdagang secara offline.

Baca: Guru Mengajar Online, Kuota Internet Dinilai Jadi Penghambat Belajar Daring

Namun sejak Maret lalu, ketika pandemi mulai meluas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat ada lebih dari 301.115 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang beralih memasarkan produknya secara online.

Akibatnya, persaingan di dunia perdagangan berbasis internet alias jualan online semakin ketat.

Baca: Suzuki Sebut Selama 50 Tahun Berbisnis di Indonesia, Kesan Kendaraan Niaga Tetap Lekat

Eko Danang Waskito, owner salah satu penyedia layanan web hosting Indonesia Rackrock mengatakan, salah satu cara untuk membuat bisnis para pelaku usaha ini menonjol di antara yang lain adalah memiliki website bagi produk mereka.

Pria yang lebih akrab disapa Danang ini memaparkan, dengan memiliki website, maka produk tersebut terlihat lebih kredibel jika dibanding dengan produk lainnya.

“Misalnya saja, calon konsumen A mendengar tentang nama produk si pelaku bisnis itu, entah dari temannya atau dari iklan di medsos. Naluri manusia si A akan langsung mencoba mencari tahu tentang produk tersebut di Google atau mesin pencarian lainnya. Kalau produk itu punya website dan informasinya lengkap, maka keyakinan A terhadap produk tersebut akan meningkat, dan berujung pada pembelian,” jelas Danang.

Selain itu, menurut Danang membuat website itu tidak sesulit yang selama ini dipikirkan oleh kebanyakan orang awam.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved