Breaking News:

Ashta, Tempat Hang Out Baru Orang Kantoran di CBD Jakarta

Ashta membidik kaum urban Jakarta yang menginginkan tempat meet up dan hang out bersama relasi

TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Karya seni dinding Wall of Art menjadi aksen kuat di mal gaya hidup Ashta di kawasan SCBD Jakarta dan resmi dibuka Rabu (11/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah berani diambil pengembang properti Agung Sedayu Group.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang menyebabkan bisnis ritel dan pusat perbelanjaan lesu darah, grup ini berani meluncurkan pusat perbelanjaan baru, sekaligus lifestyle center.

Tidak tanggung-tanggung, lifestyle center ini dibuka di kawasan SCBD Jakarta dengan nama Ashta. Lokasinya berada di kompleks District 8.

Baca juga: Blok M Mall, Tongkrongan Anak Muda Jakarta Era 90 an yang Kini Ditinggalkan

Diambil dari bahasa Sanskerta yang bermakna delapan, Ashta membidik kaum urban Jakarta yang menginginkan tempat meet up dan hang out bersama relasi dan teman dekat serta keluarga, baik untuk kebutuhan sekadar sarapan, ngopi, sampai berbelanja kebutuhan gaya hidup.

Nama ini diambil dari angka delapan yang ada pada District 8 serta delapan elemen untuk menuju kehidupan yang baik.

Yang unik dari Ashta adalah keberaniannya dalam menawarkan konsep dan kolaborasi baru di bisnis ritel. Embraces the Newness (Merangkul Perubahan Baru).

Baca juga: Penjualan Ritel Sudah Pulih, tapi Masih Minus

"Ashta hadir sebagai sebuah destinasi yang menghargai kekayaan budaya dan tradisi serta memperhatikan kualitas hidup komunitas. Karena itu, Ashta memperhatikan seluruh aspek dengan seksama; mulai dari arsitektur kelas dunia, ruang terbuka hijau, serta design interior yang ciamik," ujar David Hilman, Chief Operating Officer ASRI, anak usaha Agung Sedayu Group yang menangani manajemen Ashta.

Elemen lokal, tidak hanya fashion, tapi juga minuman tradisional seperti jamu menjadi salah satu kekuatan Ashta di SCBD Jakarta.
Elemen lokal, tidak hanya fashion, tapi juga minuman tradisional seperti jamu menjadi salah satu kekuatan Ashta di SCBD Jakarta. (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Dijelaskan, Ashta mengusung konsep lokal yang kuat sekaligus menjadi rumah pertama di Indonesia bagi sederet brand ternama dunia.

Tenant yang sudah bergabung saat ini sudah mencapai 40 persen dari total space yang disewakan yang mencapai 15.000 m2. Local tenant yang bergabung mencapai 135 dan tenant internasional sebanyak 4 brand. 

Halaman
123
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved